Prof Dudang pun tak menampik dengan dibukanya prodi baru tentu saja tantangan fakultas semakin berat. Untuk itu, kerja keras, displin tinggi dan kesolidan dalam berkarya sangat dibutuhkan. Hanya dengan cara seperti itu, demikian Prof Dudang, FEBI UIN Bandung bisa menjadi pemenang kompetisi ekonomi baik dalam konteks Pemikir, Penggerak, maupun pelaku ekonomi.
“Jadikan FEBI sebagai rumah bagi para pencari kebenaran, tempat dipertemukannya akal dan hati secara harmoni, ilmu dan kebahagiaan berjalan beriringan sebagai simfoni,” pungkas Dekan FEBI yang akrab disapa Kang Prof Dudang.
Artikel Terkait
Calvin Verdonk Kaget Akun Klub NEC Nijmegen Dibanjiri Netizen Indonesia
Obsesi Sawah Abadi
Perang Manila Melawan Majapahit
Mutiara Pagi: Kekuasaan (Bagian 1749)
Simfoni Ketentraman Batin yang Kusut dan Solusi Rohani yang Terlena
Mahasiswa dan Demokrasi: Menjawab Tantangan di Tengah Kebisuan
Gandeng Kerja Kolaboratif, PAC GP Ansor dan MWCNU Karangtengah Cianjur Siap Menata untuk Melanjutkan Peradaban
Mutiara Pagi: Teman (Bagian 1750)
KPK Sibuk 'Urus' PDIP, Perkara Lain Terabaikan
Ada Apa dengan Kantin Sekolah?