Kabinet Baru Prabowo

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 20 Oktober 2024 | 06:01 WIB
Selain makan siang gratis, terdapat beberapa janji yang disampaikan Prabowo-Gibran saat kampanye. (Instagram/@prabowo)
Selain makan siang gratis, terdapat beberapa janji yang disampaikan Prabowo-Gibran saat kampanye. (Instagram/@prabowo)

Menyusun kabinet memang tidak mudah. Pun kalau penyusunan itu diserahkan ke Anda. Harus punya banyak pertimbangan.

Semua suku besar harus diwadahi.

Semua golongan terwakili.

Semua aliran tertampung.

Semua agama.

Semua profesi.

Orang luar dan dalam. Musuh apalagi kawan. B

atak dan Dayak.

Pribumi nonpribumi.

Tua muda.

Pusing.

Yang selalu ada sejak dulu: Jawa, Sunda, Batak, Minang, Makassar, Aceh, Bali, dan NTT. Di kabinet apa pun. Presiden siapa pun.

Pun ketika Bung Karno membentuk "Kabinet 100 Menteri". Banyaknya menteri bertujuan untuk merangkul sebanyak mungkin spektrum.

Waktu itu bangsa lagi terancam pecah: pro Soekarno dan anti Soekarno. Itu akibat peristiwa G30S/PKI yang terjadi tiga atau empat bulan sebelumnya.

Bung Karno saat itu masih menjabat presiden tapi praktis tidak punya kekuasaan. Perintahnya tidak didengar. Keputusannya tidak dijalankan. Di lapangan Pak Hartolah yang berkuasa --dengan pangkat "hanya" mayor jenderal tapi mengendalikan tentara sepenuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Selasa, 5 Mei 2026 | 22:25 WIB

Polri dan TNI Bersinergi Sikat Mafia Migas

Selasa, 7 April 2026 | 17:45 WIB

Menghindari Kemacetan Puncak

Sabtu, 4 April 2026 | 10:40 WIB
X