Persepsi sebagian orang yang menyebut mahalnya harga beras di pasar akan menguntungkan petani, sebaiknya diganti dengan ungkapan yang lebih mengena kepada kenyataan. Benarkan pemilik beras itu para petani atau para bandar, tengkulak dan pengusaha penggilingan ? Benarkah sebagian besar petani di negara kita hanya memiliki gabah ?
Jawaban atas pertanyaan ini, sangat kita butuhkan. Apalagi, hingga sekarang kita belum memiliki jawaban yang memuaskan atas pertanyaan : apa yang bakal terjadi bila kita berani menaikkan harga gabah dan turunkan harga beras ? Kita berharap, jawabannya bukan tidak mungkin, namun bagaimana strateginya menjadi mungkin. (PENULIS, KETUA HARIAN DPD HKTI JAWA BARAT).
Artikel Terkait
Isolasi Sosial Akibat Media Sosial
10 Tahun Jokowi, 2014-2024: Sukses atau Gagal?
KPK Tetapkan 4 Tersangka Kasus Bandung Smart City
Mutiara Pagi: Semesta Kecil yang Perlu Dibaca (Bagian 1630)
Inilah Cara Mempelajari Ilmu Hadis Secara Bertahap
Sasar Generasi Muda, KPK Luncurkan Platform Tiktok
Istighfar Anak Shaleh mengangkat Derajat Orang Tuanya di Surga
79 Tahun KAI, Prioritaskan Keselamatan dan Keberlanjutan
Harga Beras Mahal, Siapa Paling Diuntungkan?
Mutiara Pagi: Ada Terang Esok Hari (Bagian 1630)