Oleh: Ayik Heriansyah
Sudah berjalan hampir dua tahun isu nasab jalan di tempat dan tidak berkembang, karena:
1. Yang main isu tu segelintir oknum nahdliyin saja.
2. Mayoritas nahdliyin ikut sikap PBNU yang berpendapat habaib itu keturunan Nabi saw. Mereka kurang tertarik dengan isu nasab. Dianggap mengada ngada dan kurang berguna.
3. Dari pihak habaib pun hanya oknum yang terlibat.
4. RA sebagai organisasi habaib tidak merespon apa apa.
5. Habaib di luar RA memilih diam, ketimbang turut komentar.
6. Kelompok Islam yang lain seperti Muhammadiyah, PKS, Persis, Al-Irsyad, Hidayatullah, dll sibuk dengan agenda masing-masing. Mereka kurang memperhatikan isu tersebut.
7. Bagi masyarakat umum, masih banyak masalah bangsa dan negara yang lebih penting untuk diselesaikan daripada ribut soal nasab.
Artikel Terkait
Kasus Dugaan Korupsi APD Kemenkes, KPK Cegah Dokter Hingga Pihak Swasta Ke luar Negeri
Semarak Pilkada Jakarta 2024, Anies Baswedan - Sohibul Iman Resmi Diusung PKS
92 Persen Pekerja di Indonesia Manfaatkan AI dalam Bekerja, di Tingkat Global 72 Persen
6 Tahun Jalan Rusak Parah, Warga Sabandar Permai Tuntut Perhatian Pemerintah Desa
Yonif 5 Marinir Gelar Embarkasi Personel dan Material Satgasmar Ambalat XXX
Renovasi Rumput Stadion GBK Dimulai, Bisa Dipakai Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia?
Penampakan Purwarupa, Kereta Cepat Merah Putih Milik Indonesia
Daniel Klein, Calon Kiper Timnas Indonesia Selanjutnya?
Waspada Namimah
Belajar Public Speaking Kepada Nabi dalam Kitab Syamail Muhammadiyah