Waspada Namimah

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Rabu, 26 Juni 2024 | 16:00 WIB
lustrasi Namimah atau Ghibah (Bonsernews.com/ Pexels.com/ Keira Burton)
lustrasi Namimah atau Ghibah (Bonsernews.com/ Pexels.com/ Keira Burton)

Oleh: KH Ahmad Fahrur Rozi

Namimah adalah adu domba, menyampaikan sesuatu yang tidak disenangi, baik yang tidak senang itu orang yang diceritakan, maupun orang yang mendengarkan.

Di era kebebasan medsos saat ini, seringkali WAG menjadi media namimah yang paling dahsyat untuk menyampaikan atau memberitahu kejelekan kelompok tertentu, melakukan framing kepada orang lain sehingga berpotensi merusak nama baiknya.

Namimah tidak melulu soal mengatakan keburukan orang lain, namun bisa juga berupa tulisan, isyarat, perbuatan, sindiran, dan lain sebagainya. Bahan perbuatan ini biasanya keburukan atau ucapan orang yang diedit di YouTube.

Hukum Namimah

Namimah adalah perbuatan yang amat tercela dan tidak disukai oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW. Oleh sebab itu, namimah termasuk dalam perbuatan yang dilarang dalam agama dan setiap muslim harus menjauhkan diri dari sikap ini.

Allah SWT menjelaskan namimah dalam firman-Nya surah Al-Qalam ayat 10-11 yang berbunyi,

وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِيْنٍۙ ١٠ هَمَّازٍ مَّشَّاۤءٍۢ بِنَمِيْمٍۙ ١١

Artinya: "Janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah lagi berkepribadian hina, suka mencela, (berjalan) kian kemari menyebarkan fitnah (berita bohong)."

Allah SWT juga berfirman dalam surah Al-Humazah ayat 1 yang berbunyi,

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍۙ ١

Artinya: "Celakalah setiap pengumpat lagi pencela."

Rasulullah SAW turut menekankan larangan namimah dalam haditsnya yang berbunyi,

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X