Termasuk dengan menyebarkan informasi melalui media sosial. Apalagi mayoritas masyarakat Kota Bandung menggunakan media sosial untuk mencari informasi.
"Kami terus berupaya menyederhanakan aplikasi layanan publik dari 350 menjadi 150 aplikasi yang lebih efisien dan sepenuhnya online, untuk meminimalkan interaksi langsung dan negosiasi yang dapat membuka celah korupsi," ujarnya.
Penandatanganan kerja sama antara Diskominfo Kota Bandung dan Biro Humas KPK menandai komitmen kuat kedua belah pihak dalam melawan korupsi.
Kolaborasi antara Pemkot Bandung dan KPK juga mencakup kegiatan-kegiatan seperti roadshow bus KPK, festival media digital pemerintah, dan dukungan terhadap Anti-Corruption Film Festival.
Selain itu, kerja sama ini juga akan menghasilkan konten-konten edukatif tentang antikorupsi yang akan disebarluaskan kepada masyarakat. Melalui berbagai upaya ini, Pemkot Bandung berharap dapat menghidupkan budaya antikorupsi sebagai jati diri kota.
ZonaBanding.com/Ramdan ZB
Editor : Yadi Jayadi (Penulis Sunyi)
Artikel Terkait
Meng-abdallah-kan Ulil Abshar
Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti Kebakaran, Terdengar Bunyi Ledakan
Polisi Ralat 3 Buronan Pembunuh Vina, Pegi Tersangka Terakhir dan 2 Lainnya Asal Sebut
Aplikasi Sistem Informasi Danau Diluncurkan
Shin Tae-yong Sebut Beberapa Syarat bagi Pemain yang Ingin Dinaturalisasi
Marriage: A Life Journey Together
Wellbeing Kunci dalam Kurikulum Merdeka, Fokus Pengembangan Diri
Prof Kumba Digdowiseiso Catut Nama Orla dalam Karya Ilmiah, Diberhentikan Sementara Sebagai Dosen
Raffi Ahmad Berpeluang Terpilih sebagai Cagub-Cawagub Jawa Tengah di Pilkada Tahun Ini
Horeee...UKT Batal Naik, Mas Menteri Siap Evaluasi Biaya Kuliah Kampus Negeri