daerah

Dugaan Maladministrasi Seleksi Baznas Cianjur, Peserta Gelar Aksi Tunggal di Pemda

Senin, 18 Mei 2026 | 16:29 WIB
Andi Syarif Hidayatulloh saat menyampaikan tuntutan transparansi seleksi pimpinan BAZNAS Cianjur di Pendopo Pemkab Cianjur. (Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR — Proses seleksi Calon Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cianjur periode 2026-2031 diwarnai protes.

Salah satu peserta seleksi, Anditar atau yang dikenal sebagai Andi Syarif Hidayatulloh, memutuskan untuk menggelar aksi penyampaian pendapat di muka umum serta dialog terbuka secara mandiri pada Senin (18/5/2026).

Langkah tersebut diambil menyusul adanya dugaan ketidakadilan dalam tahapan tes wawancara yang telah berlangsung.

Tim Seleksi Calon Pimpinan Baznas Cianjur dinilai melakukan pelanggaran hukum berupa tindakan maladministrasi negara dalam memperlakukan peserta seleksi.

Melalui surat pemberitahuan resmi yang dilayangkan sejak Sabtu (16/5/2026), Anditar menyatakan bahwa aksi bermotif pencarian keadilan ini dipusatkan di kawasan Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur.

Agenda yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini juga membuka ruang diskusi langsung secara transparan dengan jajaran tim seleksi.

Surat pemberitahuan tersebut secara resmi ditembuskan kepada sejumlah pihak terkait, di antaranya Kepala Kepolisian Resor Cianjur, Bupati Cianjur, Ketua Panitia Seleksi, serta perwakilan awak media massa.

Lalu Anditar menegaskan bahwa gerakan ini murni merupakan bentuk perjuangan atas haknya sebagai warga negara yang menuntut transparansi.

Melalui rilis tertulis yang berstempel Tim Advokasi Rakyat (TAR), ia juga mengundang jajaran tim seleksi untuk hadir tepat waktu guna memberikan klarifikasi secara terbuka di hadapan publik dan jurnalis yang mengawal isu ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia seleksi belum memberikan pernyataan resmi terkait tuduhan tersebut.

Tags

Terkini

Empat Pilar Harus Ditanamkan Sejak Dini

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:17 WIB