Dilantik Jadi Kepala BGN, Hasan Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Kamis, 23 Juli 2026 | 06:17 WIB
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Cianjur, Hasan Munadi bersama Kepala BGN Dr. H. Sudaryono. (FOTO: Ist)
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Cianjur, Hasan Munadi bersama Kepala BGN Dr. H. Sudaryono. (FOTO: Ist)

JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Cianjur, Hasan Munadi menyampaikan, ucapan selamat kepada Bapak Dr. H. Sudaryono, B.Eng.,M.M.,MBA. yang resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Dia menilai, pengalaman Sudaryono selama ini menjadi modal penting untuk melanjutkan dan memperkuat Program Makan Bergizi Gratis (MBG)..

Hasan Munadi mengatakan, Sudaryono sosok pekerja keras, teliti dan memiliki kemampuan mengelola program secara terukur.

Karakter tersebut dinilai dibutuhkan untuk menjalankan program MBG yang kini menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

"Selamat kepada Mas Sudaryono atas amanah sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Saya mengenal beliau sebagai pribadi yang pekerja keras, konsisten, dan sangat teliti. Saya optimistis Program Makan Bergizi Gratis akan berjalan semakin baik di bawah kepemimpinannya," kata Hasan Munadi.

Menurut Hasan, Sudaryono bukan sosok baru dalam pelaksanaan MBG. Selama menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian, ia telah mengikuti perkembangan program tersebut sejak masih dalam tahap perencanaan.

Sudaryono juga terlibat dalam pembahasan konsep, penyusunan kebijakan, hingga pelaksanaan teknis MBG.

Kementerian Pertanian selama ini berperan penting dalam menyiapkan ekosistem penyediaan bahan baku pangan yang menjadi penopang utama program tersebut.

Hasan Munadi menilai pengalaman itu akan memudahkan koordinasi antara BGN dengan kementerian dan lembaga lain, terutama dalam memastikan kebutuhan bahan pangan untuk MBG tetap tersedia dan berasal dari produksi dalam negeri.

"Mas Sudaryono memahami program ini dari awal. Beliau tahu bagaimana konsepnya disusun, bagaimana pelaksanaannya di lapangan, hingga bagaimana membangun sinergi dengan sektor pertanian. Pengalaman itu menjadi nilai tambah untuk memperkuat pelaksanaan MBG ke depan dari tingkat pusat hingga ke SPPG SPPG," ujarnya.

Ia berharap program MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak bangsa, tetapi juga membuka pasar yang lebih luas bagi hasil pertanian, peternakan, dan perikanan nasional sehingga manfaat ekonominya dirasakan langsung oleh petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha pangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X