JOURNALNUSANTARA.COM, BANDUNG - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) Tahun 2026, Asosiasi Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat menginisiasi gerakan aksi pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan hidup. Aksi ini dilaksanakan secara serentak di berbagai kota dan kabupaten se-Jawa Barat.
Kegiatan tersebut dikemas secara kreatif dan edukatif melalui kompetisi Video Challenge. Langkah ini diambil sebagai upaya meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Melalui kegiatan ini, para Duta Lingkungan dari berbagai daerah didorong untuk melakukan aksi nyata di lingkungan masing-masing.
Aksi yang dilakukan meliputi kegiatan bersih-bersih lingkungan, pemilahan sampah, pengelolaan sampah berbasis masyarakat, penanaman pohon, hingga kampanye pengurangan sampah plastik dan berbagai inovasi lingkungan lainnya.
Seluruh rangkaian aksi tersebut kemudian didokumentasikan dalam bentuk video kreatif. Video-video ini nantinya dipublikasikan sebagai media edukasi dan inspirasi bagi masyarakat luas.
Ketua Pelaksana Pemilihan Duta Lingkungan Jabar 2026, Halimah Mudaim, menyampaikan bahwa peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh hanya menjadi momentum seremonial belaka.
"Momen ini harus menjadi ajang untuk menumbuhkan kepedulian dan membangun budaya cinta lingkungan yang berkelanjutan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Journalnusantara.com, Jumat (5/6/2026).
Halimah berharap, melalui Video Challenge ini, semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mengambil peran aktif. Terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola sampah secara bertanggung jawab mulai dari lingkungan terdekat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen nyata dari Asosiasi Duta Lingkungan Provinsi Jawa Barat dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup.
"Gerakan ini juga diharapkan mampu mendorong terwujudnya wilayah Jawa Barat yang bersih, hijau, dan berkelanjutan," ujarnya menjelaskan.
Dengan semangat kolaborasi dan aksi nyata, gerakan ini ditargetkan dapat memberikan dampak positif yang luas. Selain itu, aksi ini diharapkan bisa menginspirasi masyarakat untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Artikel Terkait
Memadukan Pendidikan Umum dan Pesantren, SMP IT Nahdlatul Fata Darusyifa Cetak Generasi Unggul di Cianjur
BPKP Temukan Potensi Pemborosan Rp 5,9 Miliar dalam Belanja Kesehatan di Cianjur
Anak Bukan Milik Kita, Anak Milik Allah Sepenuhnya
Regulasi Diperketat, Disdikpora Cianjur Larang Kelas Shift Ganda dan Pungutan dalam SPMB 2026/2027
Mutiara Pagi: Di Antara Dua Bintang (Bagian 2233)
Seni Menemukan Kedamaian di Tengah Riuhnya Pikiran
Democracy for Realists: Pelajaran bagi Indonesia
PK PMII STISIP Guna Nusantara Cianjur Gelar PKD Se-Nusantara di Kampus Queen Al-Tafsiri
BEM PTNU Desak Evaluasi Total Program Makan Bergizi Gratis dan Pengusutan Polemik BGN
Mutiara Pagi: Membaca Sebab (Bagian 2234)