“Atas nama pimpinan daerah dan demi Kabupaten Cianjur, saya mengaturkan terima kasih kepada Pak Kapolres yang langsung merespons. Mudah-mudahan Allah berkahkan rezekinya, diberikan kesehatan, dan senantiasa mendapatkan pertolongan Allah SWT,” ujar Wahyu.
Selain menyoroti aksi sosial Kapolres, Bupati juga mengingatkan bahwa Musda merupakan pilar penting dalam menentukan nakhoda dan arah kebijakan DMI ke depan.
Forum ini diharapkan menjadi ruang evaluasi yang objektif sekaligus mesin penggerak konsolidasi demi kemaslahatan umat dan pembangunan daerah secara luas.
Wahyu memandang DMI memiliki posisi strategis dalam menyokong pembangunan mental dan spiritual warga Cianjur melalui manajemen masjid yang profesional.
Baginya, rotasi kepemimpinan yang terjadi melalui mekanisme Musda merupakan tanda sehatnya sebuah organisasi yang dinamis.
“Musda merupakan bagian dari proses estafeta kepemimpinan yang sehat, demokratis, dan normatif. Pergantian kepemimpinan bukan sekadar pergantian figur, tetapi bagian dari menjaga kesinambungan perjuangan dan pengabdian organisasi,” tandasnya.
Artikel Terkait
Belasan Siswa SD di Pagelaran Cianjur Diduga Keracunan Es Jeli usai Olahraga
Mutiara Pagi: Tujuan Baik (Bagian 2209)
Timpora Cianjur Perketat Pengawasan WNA dan Edukasi Legalitas Perkawinan Campuran
Perluas Akses hingga Pelosok, Titik Pelayanan Pencetakan Adminduk di Cianjur Kini Tersebar di 11 Lokasi
Tips Sederhana Menjaga Rumah Tetap Sejuk saat Cuaca Terik
Stok Cadangan Beras Pemerintah Melimpah, Bukti Nyata Kontribusi Petani pada Negeri
Sinergi SMAS Al Ittihad dan Ruangguru Cianjur Perkuat Strategi Siswa Menuju PTN
Meninggikan Kasih
Mutiara Pagi: Ruang Ilmu (Bagian 2210)
Diplomasi Lapangan Hijau PKB Cianjur dan Bawaslu Perkuat Sinergi Lintas Sektoral