JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Gedung DPRD Kabupaten Cianjur menjadi saksi terciptanya atmosfer penuh kekeluargaan dan semangat persatuan saat berlangsungnya Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Cianjur.
Forum tertinggi tingkat daerah ini tidak hanya menjadi ajang penguatan struktur organisasi dan penyusunan visi strategis, tetapi juga menjadi panggung harmonisasi sinergi antara pengurus masjid, pemerintah kabupaten, serta jajaran kepolisian setempat.
Kehadiran sejumlah tokoh penting seperti Kapolres Cianjur AKBP Dr. A. Alexander Yurikho Hadi dan Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian memberikan bobot tersendiri pada agenda tersebut.
Turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Cianjur Lepi Ali Firmasnyah bersama jajaran pengurus DMI serta para pemuka agama yang berkumpul untuk merumuskan masa depan kemakmuran masjid di wilayah Cianjur.
Kejutan muncul di tengah jalannya acara saat Kapolres Cianjur secara mendadak mengutarakan niatnya untuk memberikan bantuan perlengkapan bagi para pengurus DMI di tingkat kecamatan. Spontanitas tersebut seketika mengubah suasana menjadi riuh rendah oleh respons positif dari ratusan peserta yang memenuhi ruangan.
Perwira menengah yang populer dengan julukan Alex Jumatan ini menyampaikan keinginan tulusnya untuk berkontribusi bagi organisasi tanpa kesan formalitas yang kaku. Dengan pendekatan yang menyentuh sisi kemanusiaan, ia berharap bantuan tersebut dapat memupuk rasa kesetaraan dan kebersamaan di antara seluruh fungsionaris organisasi.
“Bismillahirrahmanirrahim, karena saya tidak ingin ada yang berbeda di sini. Kalau diperbolehkan, saya ingin mendata siapa saja yang masih kekurangan. Niat kami untuk membantu,” ujar Kapolres yang langsung disambut sorakan takbir dan tepuk tangan peserta Musda.
Aksi cepat Kapolres ini pun mendapatkan restu langsung dari Bupati Cianjur yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap syiar keagamaan.
Bagi Kapolres, pemberian bantuan ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan upaya mempererat tali silaturahmi dan membuka jalur koordinasi yang lebih cair dengan para penjaga rumah ibadah di seluruh pelosok Cianjur.
Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan keterbukaannya untuk berdialog kapan saja dengan para pengurus masjid tanpa sekat birokrasi yang rumit.
Komitmen ini ditunjukkan dengan kesediaannya untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna menyerap aspirasi sekaligus menjaga kondusivitas keamanan melalui pendekatan religi.
“Nomor HP saya cuma satu. Saya siap berkomunikasi. Insya Allah, ini menjadi langkah awal. Undang Alex yang Jumatan ini ke masjid bapak sekalian,” ucapnya yang kembali disambut antusias para peserta.
Merespons hal tersebut, Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian yang ditunjukkan institusi kepolisian terhadap eksistensi DMI.
Ia berharap bantuan tersebut menjadi ladang amal dan membawa keberkahan bagi pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Cianjur.
Artikel Terkait
Belasan Siswa SD di Pagelaran Cianjur Diduga Keracunan Es Jeli usai Olahraga
Mutiara Pagi: Tujuan Baik (Bagian 2209)
Timpora Cianjur Perketat Pengawasan WNA dan Edukasi Legalitas Perkawinan Campuran
Perluas Akses hingga Pelosok, Titik Pelayanan Pencetakan Adminduk di Cianjur Kini Tersebar di 11 Lokasi
Tips Sederhana Menjaga Rumah Tetap Sejuk saat Cuaca Terik
Stok Cadangan Beras Pemerintah Melimpah, Bukti Nyata Kontribusi Petani pada Negeri
Sinergi SMAS Al Ittihad dan Ruangguru Cianjur Perkuat Strategi Siswa Menuju PTN
Meninggikan Kasih
Mutiara Pagi: Ruang Ilmu (Bagian 2210)
Diplomasi Lapangan Hijau PKB Cianjur dan Bawaslu Perkuat Sinergi Lintas Sektoral