Tanda Hitam di Kening, Apakah Termasuk Bekas Sujud?

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Rabu, 8 Februari 2023 | 18:06 WIB
Nanang Gojali
Nanang Gojali


Oleh: Nanang Gojali

Di kalangan sebagian kaum muslimin masih banyak yang salah faham tentang apa yang dimaksud dengan "atsar" atau tanda sujud.

Tanda sujud itu terletak di seluruh wajah, bukan di dahi. Fenomena ini berangkat dari kesalah pahaman terhadap tafsir Surat al-Fath ayat 29.

مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللّٰهِ ۗوَالَّذِيْنَ مَعَهٗٓ اَشِدَّاۤءُ عَلَى الْكُفَّارِ رُحَمَاۤءُ بَيْنَهُمْ تَرٰىهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَّبْتَغُوْنَ فَضْلًا مِّنَ اللّٰهِ وَرِضْوَانًا ۖ سِيْمَاهُمْ فِيْ وُجُوْهِهِمْ مِّنْ اَثَرِ السُّجُوْدِ ۗذٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى التَّوْرٰىةِ ۖوَمَثَلُهُمْ فِى الْاِنْجِيْلِۚ كَزَرْعٍ اَخْرَجَ شَطْـَٔهٗ فَاٰزَرَهٗ فَاسْتَغْلَظَ فَاسْتَوٰى عَلٰى سُوْقِهٖ يُعْجِبُ الزُّرَّاعَ لِيَغِيْظَ بِهِمُ الْكُفَّارَ ۗوَعَدَ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ مِنْهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا

“Muhammad itu adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersama dia Adalah orang yang keras terhadap orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku’ dan sujud mencari karunia Allah dan keridlaan-Nya. Tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Taurat dan sifat-sifat mereka (yang diungkapkan) dalam Injil, yaitu seperti benih yang mengeluarkan tunasnya, kemudian tunas itu semakin kuat lalu menjadi besar dan tegak lurus di atas batangnya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar.”

Baca Juga: Presiden Jokowi Hadiri Resepsi 1 Abad NU

Dalam Ayat tersebut terdapat kalimat siimaahum fii wujuuhihim min atsari al-sujuud,

سيما هم فى وجوههم من اثر السجود

"Tanda-tanda mereka tampak pada muka. mereka dari bekas sujud".

Jelas sekali, bahwa tanda atau atsar sujud itu terletak pada seluruh wajah, bukan pada jidat atau kening. Jadi bukan,

سيما هم فى جدا تهم...

Untuk ini kita perlu membuka kembali bagaimana penafsiran para ulama klasik tentang atsar sujud ini. Dikutip dari tafsiralquran.id, berikut pemahaman beberapa ulama klasik: Dalam Tafsir at-Thabari, dijelaskan bahwa bekas sujud akan tampak di wajah seseorang pada hari kiamat, wajahnya akan tampak bercahaya.

Baca Juga: Ikatan Keluarga Alumni STAI Al-I’anah/Al-Azhary Santuni Korban Musibah Gempa Cianjur

Hal ini sejalan dengan pendapat Ibnu Abbas, bahwa bekas sujud tampak pada wajah yang indah dan menyejukkan. Wahbah Az-Zuhaili dalam At Tafsir Al-Munir menjelaskan secara detail bahwa bekas sujud merupakan tanda yang sangat mulia, dia akan tampak dari berbagai sisi.

Wajahnya tampak bersinar, indah dan menyejukkan, penuh cahaya dan kekhusyu’an.
Makna ini didukung oleh Hadits yang diriwayatkan dari Jabir RA:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Korupsi Musuh Pancasila

Senin, 1 Juni 2026 | 17:49 WIB

Lima Sila sebagai Lima Luka

Senin, 1 Juni 2026 | 08:25 WIB

Refleksi Tentang Kesetaraan Gender

Sabtu, 30 Mei 2026 | 08:53 WIB

Qurban dan Kepedulian Sosial

Selasa, 26 Mei 2026 | 21:04 WIB

Dua Wajah Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 | 04:34 WIB

Mengapa Indonesia Sulit Maju?

Minggu, 24 Mei 2026 | 08:07 WIB

Rekacipta Indonesia

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:16 WIB

Perangai Islam Ilmiah

Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:13 WIB

Sistem AHWA dalam Pemilihan Ketua Umum PBNU

Jumat, 22 Mei 2026 | 05:29 WIB
X