Makna di Balik Anyaman Janur Lebaran

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Jumat, 20 Maret 2026 | 09:46 WIB
Flofi Kasih menunjukkan teknik mengisi dan mengikat ketupat agar empuk, lezat, dan tahan lama saat disajikan. (Tangkapan Layar YouTube Fluffy Kasih)
Flofi Kasih menunjukkan teknik mengisi dan mengikat ketupat agar empuk, lezat, dan tahan lama saat disajikan. (Tangkapan Layar YouTube Fluffy Kasih)

Begitu pula dengan maaf, ia tidak bisa dipaksakan hadir tanpa ada proses perenungan dan keikhlasan yang tulus.

Saat ketupat dibelah, putih isinya melambangkan hati yang kembali fitri dan bersih dari segala prasangka buruk.

Mari kita jadikan momen Lebaran ini sebagai waktu untuk merajut kembali silaturahmi yang mungkin sempat terputus.

Selamat merayakan kemenangan dengan hati yang seputih isi ketupat dan sekuat anyaman janur yang menyatukannya.

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Fitrah Kemenangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB

Yang Harus Digali DPRD Cianjur atas Raperda P2APBD

Minggu, 28 Juni 2026 | 09:30 WIB
X