JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Kepala Desa Sindangkerta, H. Hasanudin, memberikan klarifikasi terkait kondisi hunian tidak layak di wilayahnya yang sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Dia menegaskan bahwa pihak desa sebenarnya sudah melakukan peninjauan dan memberikan bantuan secara bertahap kepada pemilik rumah tersebut.
Menurutnya, perbaikan rumah yang viral itu memang sudah masuk dalam agenda eksekusi pembangunan yang dijadwalkan tepat setelah hari raya Idulfitri tahun ini.
Semangat kebersamaan melalui budaya gotong royong atau gorol ternyata sudah menjadi tradisi rutin bagi masyarakat Desa Sindangkerta dalam menuntaskan persoalan hunian warga.
Hasanudin menyebutkan bahwa aksi serupa bukan kali pertama dilakukan, karena sebelumnya sudah ada beberapa unit rumah warga yang berhasil diperbaiki bahkan dibangun kembali dari nol melalui kerja bakti.
Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian antarsesama masih terjaga dengan kuat di lingkungan desa tersebut.
Mengenai pendanaan, Hasanudin menjelaskan bahwa anggaran pembangunan berasal dari kocek pribadinya selaku kepala desa serta sumbangan dari para donatur lokal.
Dia merangkul para pengusaha kayu dan pemilik toko bangunan di wilayah Sindangkerta untuk ikut berkontribusi. Respons para pengusaha sangat positif, di mana mereka secara sukarela menyalurkan bantuan dalam bentuk uang tunai maupun material bangunan guna mempercepat proses renovasi rumah warga tersebut.
Seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, pengurus RT dan RW, hingga warga setempat, terlibat aktif dalam proses pengerjaan fisik bangunan. Keterlibatan kolektif ini menjadi mesin utama dalam setiap aksi sosial yang digelar di desa.
Hasanudin memberikan apresiasi tinggi atas kekompakan warganya yang tidak pernah absen dalam setiap kegiatan kemanusiaan yang digagas oleh pemerintah desa.
Menutup keterangannya, Hasanudin berharap Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat bisa lebih responsif dalam menindaklanjuti laporan mengenai rumah tidak layak huni atau musibah di tingkat desa.
Ia meminta adanya peran aktif dari instansi terkait agar bantuan dapat tersalurkan lebih cepat saat ada warga yang membutuhkan.
Dengan sinergi antara swadaya masyarakat dan dukungan pemerintah, ia optimis persoalan hunian di pelosok desa dapat tuntas lebih maksimal.
Artikel Terkait
Keistimewaan Opor Ayam Sebagai Menu Utama yang Wajib Ada di Meja Makan Saat Lebaran
JPZIS DKM An-Nahdloh PCNU Cianjur Resmi Dibentuk, Siap Mengemban Amanah Menyalurkan ZIS Kepada Mustahik
Kabar Gembira, BSI Buka Layanan Terbatas di Jawa Barat Saat Libur Lebaran 2026
Mutiara Pagi: Orang yang Berilmu (Bagian 2152)
Mutiara Pagi: Malam Seribu Bulan (Bagian 2153)
Fitrah Kemenangan
Praktek Dokter Mandiri Pringgondani Cianjur Umumkan Jadwal Libur Lebaran 2026
Krisis Energi Meluas, Asia Terpaksa Ubah Pola Hidup Akibat Perang Timur Tengah
Demi Kenyamanan Pemudik, Polres Cianjur Amankan Puluhan Motor Knalpot Brong
KOPRI PC PMII Cianjur Tebar Kebaikan dan Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan