Gema Fitri di Ambang Pintu

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Jumat, 20 Maret 2026 | 09:43 WIB
Suasana salat idul fitri di Lapangan Sempur Kota Bogor. (Jiddan/Metrobogor )
Suasana salat idul fitri di Lapangan Sempur Kota Bogor. (Jiddan/Metrobogor )

JOURNALNUSANTARA.COM - Suasana terminal mulai padat dengan hilir mudik orang-orang yang membawa kardus berbalut lakban rapat.

Aroma masakan khas dari dapur mulai menyeruak ke selasar rumah, memicu rindu yang makin menebal.

Gema takbir perlahan berkumandang dari pengeras suara masjid, menandakan kemenangan segera tiba di pelupuk mata.

Lebaran bukan sekadar ritual tahunan berbaju baru atau menyantap ketupat sayur bersama keluarga besar.

Ini adalah momen sakral untuk meleburkan ego dan membuka pintu maaf yang sempat tertutup rapat.

Setiap salaman yang terjalin membawa pesan damai bahwa segala khilaf masa lalu telah usai.

Anak-anak berlarian riang dengan amplop warna-warni di tangan, menambah riuh suasana pagi yang fitri.

Orang tua tersenyum haru melihat anak cucu berkumpul lengkap di ruang tamu yang sederhana.

Cerita-cerita lama kembali diputar, memicu gelak tawa sekaligus tetesan air mata kerinduan mendalam.

Di meja makan, rendang dan opor ayam menjadi saksi bisu kehangatan silaturahmi yang tak ternilai harganya.

Tidak ada sekat antara yang kaya dan miskin, semua larut dalam sukacita yang sama di hari raya.

Perjalanan jauh berjam-jam saat mudik terbayar lunas ketika melihat senyum tulus di ambang pintu rumah.

Tradisi ini mengikat simpul kekeluargaan yang mungkin sempat melonggar karena kesibukan duniawi sehari-hari.

Kita diingatkan kembali untuk menjadi pribadi yang lebih bersih, sabar, dan penuh kasih sayang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X