JOURNALNUSANTARA.COM - Suasana terminal mulai padat dengan hilir mudik orang-orang yang membawa kardus berbalut lakban rapat.
Aroma masakan khas dari dapur mulai menyeruak ke selasar rumah, memicu rindu yang makin menebal.
Gema takbir perlahan berkumandang dari pengeras suara masjid, menandakan kemenangan segera tiba di pelupuk mata.
Lebaran bukan sekadar ritual tahunan berbaju baru atau menyantap ketupat sayur bersama keluarga besar.
Ini adalah momen sakral untuk meleburkan ego dan membuka pintu maaf yang sempat tertutup rapat.
Setiap salaman yang terjalin membawa pesan damai bahwa segala khilaf masa lalu telah usai.
Anak-anak berlarian riang dengan amplop warna-warni di tangan, menambah riuh suasana pagi yang fitri.
Orang tua tersenyum haru melihat anak cucu berkumpul lengkap di ruang tamu yang sederhana.
Cerita-cerita lama kembali diputar, memicu gelak tawa sekaligus tetesan air mata kerinduan mendalam.
Di meja makan, rendang dan opor ayam menjadi saksi bisu kehangatan silaturahmi yang tak ternilai harganya.
Tidak ada sekat antara yang kaya dan miskin, semua larut dalam sukacita yang sama di hari raya.
Perjalanan jauh berjam-jam saat mudik terbayar lunas ketika melihat senyum tulus di ambang pintu rumah.
Tradisi ini mengikat simpul kekeluargaan yang mungkin sempat melonggar karena kesibukan duniawi sehari-hari.
Kita diingatkan kembali untuk menjadi pribadi yang lebih bersih, sabar, dan penuh kasih sayang.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Malam Seribu Bulan (Bagian 2153)
Fitrah Kemenangan
Praktek Dokter Mandiri Pringgondani Cianjur Umumkan Jadwal Libur Lebaran 2026
Krisis Energi Meluas, Asia Terpaksa Ubah Pola Hidup Akibat Perang Timur Tengah
Demi Kenyamanan Pemudik, Polres Cianjur Amankan Puluhan Motor Knalpot Brong
KOPRI PC PMII Cianjur Tebar Kebaikan dan Kepedulian Sosial di Bulan Ramadan
Sempat Viral, Warga Sindangkerta Cianjur Gotong Royong Bangun Rutilahu
PMII Cianjur Kecam Keras Aksi Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Cahaya Al-Muhajirin Pepabri Gunteng: Sucikan Jiwa dan Sempurnakan Ibadah di Bulan Ramadan dengan Membayar Zakat Fitrah (Bagian 31)
Mutiara Pagi: Saat Idul Fitri Tiba (Bagian 2154)