Demokrasi di Persimpangan, Antara Representasi Rakyat dan Oligarki Politik

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Kamis, 11 September 2025 | 22:16 WIB
Rahayu Saraswati aktif di politik dan dunia seni (instagram @rahayusaraswati)
Rahayu Saraswati aktif di politik dan dunia seni (instagram @rahayusaraswati)

Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya seorang pemimpin adalah perisai; orang berperang di belakangnya dan berlindung kepadanya.” (HR. Bukhari dan Muslim). Pertanyaan penting pun muncul: apakah pemimpin hari ini sudah menjadi perisai rakyat, atau justru pedang yang melukai mereka?

Reformasi regulasi juga mutlak diperlukan. Transparansi dana politik, pembatasan biaya kampanye, serta mekanisme yang meminimalkan intervensi modal besar menjadi langkah konkret untuk membatasi oligarki.

Pemimpin pun harus berpegang pada etika kepemimpinan Qur’ani. Umar bin Khattab ra. berpesan: “Barang siapa mengurus urusan kaum Muslimin lalu ia tidak memperhatikan mereka, maka ia bukanlah bagian dari mereka.”

Penutup

Akhirnya, demokrasi kita berdiri di persimpangan jalan. Ia bisa terus melaju di jalur oligarki, atau kembali ke jalannya yang sejati: amanah yang berwujud keadilan. Allah SWT menegaskan dalam QS. An-Nisa: 58, agar amanah disampaikan kepada yang berhak, dan setiap keputusan ditegakkan dengan adil.

Pertanyaannya, apakah kita masih merawat demokrasi sebagai ladang amanah yang menumbuhkan maslahat, atau membiarkannya layu menjadi ritual lima tahunan tanpa jiwa? Jika kita ingin bangsa ini berdiri tegak, jawabannya hanya satu: hidupkan demokrasi dengan keadilan, bukan dengan oligarki.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB

Pagi, Aku Tak Berarti?

Sabtu, 11 Juli 2026 | 05:45 WIB

Jalan Tangguh Iran

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:43 WIB

Saat Regenerasi Menemukan Namanya: Isfhan

Sabtu, 4 Juli 2026 | 12:32 WIB

Menyiapkan Sekoci bagi Penumpang Kapal Retak

Kamis, 2 Juli 2026 | 14:04 WIB

Wahai Mentari Pagi!

Rabu, 1 Juli 2026 | 07:46 WIB

Mencegah Korupsi di Tatar Santri

Selasa, 30 Juni 2026 | 19:34 WIB
X