Bahasa bukan sekadar rangkaian kata,
untuk menyampaikan sebuah pesan
Ia adalah cermin jiwa,
dapat membangun peradaban
Kata-kata adalah benih,
bisa tumbuh menjadi bunga
Namun ketika salah pilih,
meninggalkan luka di dada
Kebebasan berpendapat,
menjadi kebebasan menyakiti
Akibat kata-kata yang tak tepat
yang terkikis rasa empati
Menjadi penyebab utama
Dalam setiap pertikaian
Meski dapat menyembuhkan luka
Namun menyisakan bekas goresan
Kata adalah awal dari segalanya,
menentukan arah masa depan kita
Mahatma Gandhi pernah berkata:
“Ucapanmu menjadi benih perbuatanmu;
perbuatanmu menjadi kebiasaanmu;
kebiasaanmu menjadi nilai hidupmu;
nilai hidupmu menentukan takdirmu.”
Jalaluddin Rumi pun pernah berkata:
“Kata-kata adalah jembatan,
antara hati manusia,
yang dapat mendekatkan
perbedaan di antara mereka”
Malang, 11 September 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Membangun Kesadaran Kritis sebagai Fondasi Pandangan Hidup Positif untuk Membangun Negeri
Pepeling Diri: Hanya Ada Dua Pilihan
PCNU Cianjur Gelar Kajian Fikih Perempuan, Kupas Tuntas Hukum Wudhu dengan Makeup Waterproof
Mutiara Pagi: Dalam Cahaya Hikmah (Bagian 1958)
Antara Baja dan Beton, Mana yang Lebih Efisien?
Mutiara Pagi: Hati yang Damai (Bagian 1959)
Purbaya Yudhi Sadewa, Pemimpin Perang Melawan Perampokan SDA
Peringatan Serangan Israel di Gaza City dan Perintah Evakuasi
Rujak Purbaya, Antara Celetukan Sederhana dan Perang Besar Melawan Kebocoran Ekonomi
Alfamart dan Zwitsal Hadirkan Layanan Sahabat Posyandu untuk Ibu dan Anak di 34 Kota