(Suatu siang bersama Habib Anies Assegaf)
Di Masjid Raya An-Nur yang megah,
gema shalawat mengalun dengan indah
Menyapa hati yang rindu akan teladan,
menyambut cahaya ilmu penuh ketulusan
Dengan wajah teduh dan senyum bersahaja,
disampaikannya arti sederhana dari kebesaran,
bahwa keagungan tak selalu lantang bersuara,
namun sering hadir ketika hati penuh kelembutan
Kami duduk bersama,
bersila di hamparan ukhuwah,
menyimak tentang kisah Nabi,
tentang kemanusiaan yang tak pernah mati
Kebersamaan ini bukan sekadar fisik,
tetapi pertautan hati yang dijaga dengan baik
yang memahat makna,
pada jiwa yang kadang lupa,
bahwa agama adalah rahmat,
sedangkan hidup adalah nikmat
Di antara senyum dan sapaan sederhana,
kami belajar tentang rendah hati,
bahwa semakin tinggi ilmu seorang hamba,
semakin besar tanggung jawab yang dimiliki
Nasihatnya bagai lentera di jalan gelap,
ucapannya sungai jernih penuh kesejukan,
sementara doa-doa yang terucap,
menenangkan jiwa yang dalam kegelisahan
Semoga kebersamaan ini,
selalu bersemi di dalam hati,
dengan semangat yang sama,
untuk meneladani Baginda,
menebar cinta dan kebaikan
bukan dendam dan pemusuhan
Malang, 9 September 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Posko Kesehatan KKN UBK Jadi Solusi Akses Layanan Medis di Mekarrahayu
Warga Adukan Dugaan Mark-Up Dana Desa Pantai Cermin ke Inspektorat Langkat
Terkuak Dana Desa Pantai Cermin, dari WhatsApp War ke Meja Inspektorat
Jaringan Intelektual Muda Soroti Anggaran Fantastis di Sekretariat DPRD Cianjur
Mutiara Pagi: Sebuah Janji (Bagian 1957)
Jabar Surganya Artis
LAZIA Resmi Mengantongi SK, Siap Maksimalkan Potensi Zakat untuk Umat
Geng Remaja Berandal Diringkus Polisi Karangampel, Niat Tawuran Berujung Bui!
Jaringan Intelektual Muda Laporkan Ketua DPRD Cianjur ke MKD
PCNU Cianjur Gelar Kajian Fikih Perempuan, Kupas Tuntas Hukum Wudhu dengan Makeup Waterproof