Posko Kesehatan KKN UBK Jadi Solusi Akses Layanan Medis di Mekarrahayu

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 7 September 2025 | 16:51 WIB
Posko kesehatan KKN UBK di Mekarrahayu
Posko kesehatan KKN UBK di Mekarrahayu

Journalnusantara.com, Bandung — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Bhakti Kencana (UBK) Kelompok 11 mendirikan posko kesehatan di RW 04, Dusun 06, Desa Mekarrahayu, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Posko yang resmi dibuka pada Sabtu (16/8/2025) ini hadir sebagai jawaban atas keterbatasan akses warga terhadap layanan kesehatan dasar.

Dalam hal ini Ketua KKN Kelompok 11, Fahmi, menjelaskan bahwa jarak dusun dengan puskesmas menjadi kendala utama masyarakat.

“Kami melihat adanya kebutuhan mendesak. Posko ini dirancang agar warga bisa mendapatkan layanan yang terjangkau sekaligus menjadi wadah edukasi kesehatan,” ujarnya.

Posko menyediakan layanan pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, konsultasi ringan, serta penyuluhan kesehatan seputar gizi, sanitasi, dan pencegahan penyakit menular. Semua layanan diberikan secara gratis.

Program ini terlaksana berkat sinergi mahasiswa, Pemerintah Desa Mekarrahayu, Puskesmas setempat, dan partisipasi aktif warga.

Kepala Desa Mekarrahayu, Jujum Zulfikar, menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut. “Posko ini bukti nyata bahwa kerja sama akademisi dan pemerintah desa bisa menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat,” katanya.

Sejak dibuka, posko selalu ramai didatangi warga. Ahmad (52), salah seorang warga, mengaku sangat terbantu.

“Saya hipertensi dan butuh rutin cek tekanan darah. Dulu harus naik ojek ke puskesmas, sekarang cukup jalan kaki. Lebih hemat waktu dan biaya,” tuturnya.

Selain layanan medis, mahasiswa juga mengadakan penyuluhan interaktif. Pada pekan pertama, materi difokuskan pada cuci tangan pakai sabun dan pengelolaan sampah rumah tangga. Metode penyampaian dibuat sederhana sehingga mudah dipahami semua kalangan.

Meski posko hanya dijadwalkan beroperasi hingga berakhirnya masa KKN pada 29 Agustus 2025, keberlanjutan program menjadi perhatian utama. Mahasiswa bersama pemerintah desa merancang skema agar posko tetap berjalan, salah satunya dengan melatih kader kesehatan lokal.

“Kami ingin posko ini menjadi fondasi layanan kesehatan mandiri yang berkelanjutan, bahkan bisa berkembang menjadi posyandu baru di dusun ini,” kata Fahira, anggota tim KKN.

Pendirian posko kesehatan KKN UBK di Desa Mekarrahayu menjadi contoh bagaimana kolaborasi, inovasi, dan gotong royong dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan secara nyata.

Artikel Selanjutnya

Keutamaan Shalat Subuh Berjamaah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X