JOURNALNUSANTARA.COM, MEDAN – Putri Cahaya, finalis Miss Bintang Remaja Indonesia yang mewakili Sumatera Utara, membawa pesan kepedulian sosial melalui advokasi bertajuk “Merangkul Mereka, Menguatkan Sesama.”
Melalui advokasi tersebut, ia mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih peka terhadap kondisi saudara-saudara yang hidup dalam keterbatasan, termasuk mereka yang belum memiliki tempat tinggal yang layak.
Bagi Putri Cahaya, kepedulian bukan hanya diwujudkan melalui bantuan materi, tetapi juga lewat empati, perhatian, dan kesempatan agar setiap orang dapat bangkit serta menjalani kehidupan yang lebih baik.
Menurut pandangannya, bahwa perubahan besar seseorang dapat dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan dengan tulus.
Lahir pada 24 Mei 2008, Putri Cahaya merupakan seorang pelajar SMA yang aktif menekuni dunia modeling.
Kegemarannya dalam dunia modeling, renang, dan membaca menjadi bagian dari proses pengembangan diri yang terus ia jalani.
Saat ini, ia juga aktif mengikuti berbagai kegiatan modeling, khususnya event pemotretan (photoshoot), sebagai sarana untuk meningkatkan pengalaman dan kepercayaan diri.
Keikutsertaannya dalam ajang Miss Bintang Remaja Indonesia memiliki makna yang sangat mendalam. Putri Cahaya mengungkapkan bahwa tujuan utamanya adalah membanggakan kedua orang tuanya.
Selain itu, ia ingin terus belajar, memperluas wawasan, serta mengembangkan potensi yang dimilikinya di dunia modeling dan pageant.
“Saya ingin membuktikan bahwa dunia modeling bukan sekadar hobi, tetapi dapat menjadi jalan untuk meraih prestasi, menginspirasi banyak orang, dan membuka peluang menuju masa depan yang lebih baik,” ungkap Putri Cahaya.
Melalui advokasi “Merangkul Mereka, Menguatkan Sesama”, Putri Cahaya berharap semakin banyak anak muda yang terdorong untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan menjadikan kepedulian sebagai bagian dari gaya hidup.
Ia yakin dan percaya bahwa masyarakat yang kuat dibangun oleh individu-individu yang saling mendukung tanpa memandang latar belakang.
Dengan semangat tersebut, Putri Cahaya ingin menunjukkan bahwa seorang finalis pageant tidak hanya dituntut memiliki penampilan yang baik, tetapi juga membawa nilai, kepedulian, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Bagi saya prestasi itu akan memiliki makna yang lebih besar ketika mampu memberikan manfaat bagi sesama," tutur Putri sembari tersenyum manis.
Artikel Terkait
UIN Membutuhkan Pemimpin Hibrida, Bukan Butuh Simbol Identitas
Fokus Prestasi, Atlet Pelajar SMP Cianjur Resmi Bertolak ke O2SN Jawa Barat
Masa Transisi Kepengurusan, Baznas Cianjur Hentikan Sementara Sebagian Besar Layanan Bantuan
Mutiara Pagi: Anugerah Tak Ternilai (Bagian 2265)
Pidato Menteri Agama RI di UIN Bandung yang Tereduksi: Ketika "Cantik" Dimaknai Gender, Bukan Inovasi
Buru Pembocor Surat Dinas Menteri PU ke New York, Sekjen Tuai Kecaman
Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat TNI, Kapuspen Ungkap Alasannya
Penyidik Polri Sita Aset Ratusan Miliar Rupiah Terkait Kasus Jampidsus
Tiga Zodiak yang Memiliki Rejeki Tak Terduga di Bulan Juli, 2026
Tiga Kunci Utama Agar Istri Cepat Hamil Salahsatunya Posisi dan Gaya Behubungan