Hampir tidak ada simbol-simbol selebrasi dan kegembiraan yang menandakan kebanggan itu. Hal yang berbeda ketika sebagian menyambut tahun baru Masehi/Miladi.
Di mana-mana terlihat perayaan dengan ragam simbol seperti lampu-lampu dan hiasan-hiasan lainnya.
Poin yang ingin saya sampaikan adalah bahwa penetapan tanggalan Islam atau kalendar Islam dengan peristiwa Hijrah memiliki makna yang sangat penting. Yaitu simbol kebangkitan umat secara kolektif sekaligus menjadi identitas kolektifnya yang harusnya membanggakan.
Sayangnya, umat pada umumnya tidak sadar dan tidak peduli. Bahkan kebanyakan masih belum menghafal nama-nama bulan kalendar Hijriyah. Ironis kan?
Artikel Terkait
PBNU dan Program Green Pesantren
Kok Bisa Ada Link Promo Judi Online di Situs .go.id, mil.id, dan ac.id?
Melihat Kereta Anti Peluru Milik Indonesia
Nafa Urbach Basah-basahan, Mandi Keramas di Sungai
Jasa Marga Gelar Rangkaian Akhlak Festival 2024
Menembak Kapolres Siak Cup Berlangsung Sukses, Ini Daftar Juaranya!
Yonmarhanlan XIII Tarakan Ikuti Kegiatan Bersih-Bersih Pantai
Maafkan Kami Bung Hatta
Jelang Liga 1 2024/2025, PSSI Tuntaskan Kursus Wasit
Ziarah untuk Para Wartawan yang Dibunuh dan Kisah Rumah Sakit Jiwa