Sehingga pemekaran ini bertujuan untuk menyusul Papua agar lebih maju seperti provinsi lainnya di Indonesia.
"Di samping luas wilayah hampir tiga kali pulau Jawa ya penduduk yang tersebar, kedua medan yang berat," jelas Tito Karnavian.
"Yang ketiga memang secara sejarah Papua baru bergabung tahun 69, sehingga ada keterlambatan pembangunan disini," sambung Tito Karnavian.
Ia menyampaikan bahwa dengan adanya pemekaran provinsi baru ini diharapkan dapat memperbaiki manajemen pemerintah agar lebih cepat.
"Kita harapkan dengan adanya provinsi baru, maka rentang kendali manajemen pemerintahan ranah publik ini akan cepat," ujar Tito Karnavian.
Artikel Terkait
Tips Bagi Para Ayah saat Menggendong Bayi yang Baru Lahir
Wadidaw... Heboh, Video Mesum Main di Sofa Ternyata Bukan Selebgram Bali
Cantik tak Perlu Mahal, Cukup Pakai Garam, Ampuh Hilangkan Jerawat dan Bintik Hitam
Curug Tamiang Sukabumi Puncak Wisata Alam Mempesona, Syurga yang Tersembunyi
Christiano Ronaldo, Pimpin Skuad Portugal di Piala Dunia Qatar 2022
Menjelang Pilpres 2024, Netizen Usulkan Puan Maharani Jadi Presiden Korea Selatan, Nah lho?
Belgia Umumkan Skuad Piala Dunia 2022 Qatar, Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku Jadi Tumpuan
Tim Panjat Tebing Kembali Tambah Raihan Medali Emas Dalam Kontingen Kabupaten Bogor
Penemuan Empat Mayat di Kalideres Diduga Kelaparan, Tetangga: Mereka Kerap Mengurung Diri
Sadar akan Potensi, Lakpesdam NU Cianjur Ajak Intelektual Muda Konsisten Kaderisasi