Journalnusantara.com, Cianjur - Ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (Lakpesdam) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur, Burhan Latip mengajak kaum muda Nahdlatul Ulama untuk senantiasa konsisten dalam proses kaderisasi. Menurutnya, kaderisasi sangat penting dilakukan oleh sebuah organisasi, sebab akan berdampak langsung pada corak pemikiran serta arah gerakan sebuah organisasi.
“Sebagai organisasi yang berbasis kaderisasi, tentunya kader dan anggota Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) harus terus konsisten dalam hal-hal kaderisasi. Tak hanya konsisten, tapi juga harus komitmen,” ujar Burhan Latip dalam kegiatan diskusi PK PMII STAI Al-Azhary Cianjur bertajuk “Pemuda dan Tantangan Zaman” di Sekretariat PK PMII STAI Al-Azhary Cianjur, Jum’at (11/11).
Kegiatan yang diinisiasi oleh Lakpesdam NU Cianjur tersebut dihadiri oleh Pengurus Komisariat dan KOPRI (Korps PMII Putri) serta kader PK PMII STAI Al-Azhary Cianjur.
Kang Boank, sapaan akrab Burhan Latip menuturkan bahwa selain menjadi jantungnya organisasi, kaderisasi juga menjadi sebuah proses mewarisi nilai baik yang akan membentuk kepribadian kader dan anggota, sehingga nilai-nilai inti dari sebuah organisasi bisa teraplikasikan dan termanifestasikan.
“Sebab, nilai-nilai inti dari sebuah organisasi inilah yang akan terasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Agar asas kebermanfaatan itu terasa secara optimal, maka setiap proses kaderisasi organisasi harus bisa ditempuh oleh seluruh kader dan anggota,” katanya.
Melihat tantangan zaman yang semakin banyak dan beragam, Kang Boank pun mengatakan bahwa kaum muda NU harus adaptif dan transformatif, demi menjaga iklim sosial agar tatanan di akar rumput masyarakat tetap stabil.
“Kaum muda NU yang dalam hal ini adalah PMII, harus bisa menjawab tantangan zaman dan menjaga sosial kultur di masyarakat, agar iklimnya tetap baik. Tak hanya menjawab tantangan zaman, tapi harus bisa memberi gagasan-gagasan yang tentunya bermuara pada kemajuan NU dan kemaslahatan umum,” ucapnya.
Sebagai alumni dari PMII Cianjur, Kang Boank pun berharap dan berpesan agar PMII Cianjur tetap menjadi garda terdepan sebagai organisasi yang komitmen dan konsisten dalam hal kaderisasi.
“Saya berharap kepada kader dan anggota PMII Se-Kabupaten Cianjur, untuk terus berkomitmen dan konsisten dalam hal-hal kaderisasi. Sebab jika terus konsisten dan komitmen dalam kaderisasi, tentu akan semakin optimal dalam membersamai keberjalanan Kabupaten Cianjur sehingga daerah yang kita cintai ini, terus melangkah ke arah yang lebih baik. Semoga kita selaku kaum muda NU Cianjur bisa memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasan, demi kemajuan agama, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Minyak Kayu Putih Bisa untuk Lifehack, Simak Yuk Penjelasannya !
Tips Bagi Para Ayah saat Menggendong Bayi yang Baru Lahir
Wadidaw... Heboh, Video Mesum Main di Sofa Ternyata Bukan Selebgram Bali
Cantik tak Perlu Mahal, Cukup Pakai Garam, Ampuh Hilangkan Jerawat dan Bintik Hitam
Curug Tamiang Sukabumi Puncak Wisata Alam Mempesona, Syurga yang Tersembunyi
Christiano Ronaldo, Pimpin Skuad Portugal di Piala Dunia Qatar 2022
Menjelang Pilpres 2024, Netizen Usulkan Puan Maharani Jadi Presiden Korea Selatan, Nah lho?
Belgia Umumkan Skuad Piala Dunia 2022 Qatar, Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku Jadi Tumpuan
Tim Panjat Tebing Kembali Tambah Raihan Medali Emas Dalam Kontingen Kabupaten Bogor
Penemuan Empat Mayat di Kalideres Diduga Kelaparan, Tetangga: Mereka Kerap Mengurung Diri