Menghadapi kompleksitas global yang meningkat, Indonesia tidak perlu memilih antara isolasi atau pasrah pada keadaan. Pilihan terbaik adalah membangun kemampuannya untuk membuka jalan sendiri—dengan cerdas menganalisis tren global, tangguh menghadapi tantangan, dan fleksibel dalam menyesuaikan strategi.
Seperti pepatah pelaut, "Kita tidak bisa mengubah arah angin, tetapi kita bisa menyesuaikan layar kita."
Dunia multipolar, proteksionis, dan terfragmentasi memang menghadirkan risiko signifikan. Namun, bagi Indonesia yang siap, era ini juga berpotensi menjadi momentum kebangkitan baru.
Jakarta, Mei 2025