Journalnusantara.com - Negara-negara di dunia terus meningkatkan teknologi antariksanya dan menciptakan satelit buatan dalam negeri untuk mendukung sistem jaringan komunikasi dan observasi luar angkasa, termasuk Indonesia.
Dilansir dari media indonesiabaik, baru-baru ini, Indonesia resmi meluncurkan satelit Satria 1 yang resmi mengorbit pada 19 Juni 2023 diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Pukul 18.21 waktu Florida atau Pukul 05.21 WIB.
Di Asia Tenggara sendiri, Indonesia menjadi negara nomor satu dengan pengorbit terbanyak satelit. Berdasarkan data pelacak satelit N2YO, Indonesia memiliki 17 satelit yang mengorbit bumi per 8 Mei 2023.
Palapa menjadi satelit pertama Indonesia yang diluncurkan pada 9 Juli 1976 untuk meningkatkan sistem komunikasi, seperti telegram, telepon, dan televisi.
Satelit lain yang beroperasi meliputi Lapan-A2, Lapan-A3, Telkom-2, Telkom-3S, Telkom-4 (Merah Putih), BRIsat, dan LAPAN-Tubsat, hingga Nusantara 1.
Kesemua satelit tersebut tidak hanya berfungsi sebagai jaringan komunikasi, tetapi berfungsi juga untuk jaringan pengawasan.
Selanjutnya, pemilik satelit terbanyak diraih oleh Singapura dan Thailand yang masing-masing memiliki 15 satelit dan 13 satelit.
Kemudian, dilanjutkan dengan Malaysia, Vietnam, Filipina dan Laos yang memiliki jumlah satelit sesuai data di atas, yaitu 8 satelit, 3 satelit, 2 satelit dan 1 satelit.
Satelit Republik Indonesia (SATRIA-1) sukses diluncurkan dari Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, pada Senin (19/6/2023) Pukul 18.21 waktu Florida atau Pukul 05.21 WIB. Saat ini, Pemerintah tengah menyiapkan 11 stasiun bumi (gateway)
Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Teknologi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menggelar acara Nonton Barang (Nobar) Peluncuran SATRIA-1.
Baca Juga: Pendamping PKH Kecamatan Pekalongan Selatan Sukses Gelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja
Bersama dengan 11 wilayah stasiun bumi, yakni Jakarta, Manado, Kupang, Kota Jayapura, Kabupaten Timika, Manokwari, Banjarmasin, Ambon, Tarakan , Pontianak dan Batam.
Artikel Terkait
Bupati Cianjur, H. Herman Suherman Soroti Perundungan Antar Siswa
Panwascam Pagelaran Helat Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Tingkat Kecamatan
Beredar Isu, Anies Baswedan Segera Jadi Tersangka KPK, Netizen: JKW Itu Manusia Pengecut !
Kepala Desa Harus Pro Aktif Kawal Pembuatan Sertifikat PTSL Warga Yang Belum Selesai
MP3C Gandeng Fakultas Sains Terapan Unsur Lestarikan Padi Pandanwangi Cianjur
Pendamping PKH Kecamatan Pekalongan Selatan Sukses Gelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja
KSP Moeldoko Bekingi Al-Zaytun Indramayu, Benarkah ? Netizen: Nggak Heran Sih !
Sekitar 1.200 Personel Polisi Akan Amankan Demo Susulan Ponpes Al-Zaytun
Uedan...Beredar Rumor Dua Oknum Polisi Gilir Seorang Wanita yang Dicekoki Miras
Bentuk Solidaritas atau Krisis Eksistensi (Respon Terhadap Terjaringnya Siswa yang Hendak Tawuran di Cianjur)