JournalNusantara.com - Viral di linimasa twitter seorang perempuan dikabarkan dicekoki minuman keras, mabok dan kemudian dirudapaksa oleh dua orang oknum polisi. Lantas saat melapor perempuan tersebut malah dianiyaya pula.
Hal ini berdasarkan unggahan akun twitter GELORA NEWS, @geloraco tertulis dengan tegas "Wanita di Ambon Dicekoki Miras Lalu Digilir Dua Polisi, Korban pun Dianiaya saat Melapor".
Baca Juga: Sekitar 1.200 Personel Polisi Akan Amankan Demo Susulan Ponpes Al-Zaytun
Konten unggahan Gelora News 21 jam lalu inipun menuai respon warganet, yakni 1,091 Retweets, 166 Quotes, 1,975 Likes, dan 308 Komentar. Lantas beragam komentarpun mewarnai kolon pengunggah. Namun tak sedikit pula yang meragukan kebenaran dari berita pelecehan oleh dua oknum polisi ini.
Seperti komentar yang dituliskan oleh Hazanika pemilik akun @Hazanika2: "Dulu pas penyaringan anggota polri dan tni ada test psikotest 1 dan psikotest 2 serta kesehatan jiwa.... Bisa lolos ya ini orang?." cuitnya dengan nada heran. Kemudian akun @sadjowie: "Pagar makan Tanaman", anggt polisi yg semestinya mengayomi dan melindungi, yg ini justru berubah fungsi mnjadi predator alias pemangsa. Sungguh memalukan dan memprihatinkan..." cuitnya.
Lanjut dengan komentar akun @republic_id: "Yaaah, ya beginilah hasilnya kalau isilop-isilop modal nyogok. jadi isilop bukan karena untuk melawan kejahatan, melainkan kerjaan planga-plongo yg di gaji." tulisnya menyindir.
Baca Juga: KSP Moeldoko Bekingi Al-Zaytun Indramayu, Benarkah ? Netizen: Nggak Heran Sih !
Hal senada dikemukakan oleh akun milik Mansyah Lamuse @Aco_Lamuse: "Itulah Pentingnya Pendidikan agama di Sekolah Dasar 9 Tahun…harinya pendidikan agama itu tiap hari ada dalam pendidikan Kurikulum." jelasnya. Lanjut komentar akun @hemaviton99: "Benerkah ini pak @ListyoSigitP? @DivHumas Polri? apa hoax aja? Jika bener, gagal maning nih pak @ListyoSigitP, perbaiki jiwa korps ini?. Ditimpali akun @redroof57: "Mabuk, merkosa, malak, merampok, mencuri, menipu, membunuh, terus bedanya dengan preman/penjahat apa? serius, masuk kantor polisi saja untuk urus laporan kehilangan, seperti masuk sarang penyamun." pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak awak media masih terus mencari kebenaran dari peristiwa tersebut, dan terus berupaya mengkonfirmasi pihak-pihak terkait. ***
Sumber: Twitter
Artikel Terkait
Kala Ketua PSSI Dijamu Makan Malam Timnas Argentina
Duh, KPK Bilang Budaya Korupsi Sudah Masuk Lingkungan Keluarga
Bupati Cianjur, H. Herman Suherman Soroti Perundungan Antar Siswa
Panwascam Pagelaran Helat Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif di Tingkat Kecamatan
Beredar Isu, Anies Baswedan Segera Jadi Tersangka KPK, Netizen: JKW Itu Manusia Pengecut !
Kepala Desa Harus Pro Aktif Kawal Pembuatan Sertifikat PTSL Warga Yang Belum Selesai
MP3C Gandeng Fakultas Sains Terapan Unsur Lestarikan Padi Pandanwangi Cianjur
Pendamping PKH Kecamatan Pekalongan Selatan Sukses Gelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja
KSP Moeldoko Bekingi Al-Zaytun Indramayu, Benarkah ? Netizen: Nggak Heran Sih !
Sekitar 1.200 Personel Polisi Akan Amankan Demo Susulan Ponpes Al-Zaytun