Gubernur Jabar, Ridwan Kamil Kukuhkan 4000 Petani Milenial, Mau Gabung?

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 10 Juni 2023 | 16:43 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama petani milenial. /instagram@Ridwankamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama petani milenial. /instagram@Ridwankamil

Journalnusantara.com, Bandung - Kian hari makin ke sini, jumlah para petani yang mengurus sawah, ladang, dan kebun semakin berkurang. Entah karena sudah renta tua atau sudah meninggal dunia.

Dalam hal ini Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang akrab dipanggil kang Emil melantik kurang lebih 4000 (empat ribu) wisudawan petani milenial belum lama ini.

"Selamat bagi 4000-an anak muda yang sudah berhasil. Dan terus bersemangat bagi 1500-an yang belum berhasil dan belum diwisuda," ucap Ridwan Kamil dilansir dari media sosial pribadinya.

Menurut suami dari Ibu Atalia Ridwan Kamil ini bahwa masih ada kesempatan membuktikan keberhasilan di tahun depan 2024.

"Disebut lulus wisuda jika sudah terbukti mendapatkan income setara kota, walaupun tinggalnya di desa. Acara ini kerjasama dengan kickandyshow," ujar Dia.

Baca Juga: Fasilitasi Legalitas Wirausaha, Patriot Desa Harapkan Kemajuan Desa Songgom Kecamatan Gekbrong

Ia menyebut bahwa petani Milenial ini jawaban dari kemungkinan terjadinya krisis pangan dunia, dan jawaban dari makin tuanya generasi petani di Indonesia.

Kang Emil juga menerangkan, bahwa ada 4 level petani milenial:

1. Pemula: 0 pengalaman.
2. Lanjutan: Ada pengalaman, tapi kurang berhasil.
3. Madya: Berhasil tapi skalanya masih kecil.
4. Utama: Berhasil, tapi dibantu go globalnya oleh pemprov Jabar.

Dirinya secara khusus memberikan semangat untuk semua generasi muda para peteni milenial.

"Desa adalah masa depan, asal kuasai teknologi dan digital 4.0. Dengan begitu bisa kerja dimana saja (work from anywhere)," terangnya.

Mantan Walikota Bandung ini membeberkan, sesuai semangat petani milenial "Tinggal di desa, rejeki kota, bisnis mendunia”.

Baca Juga: DPR RI Dukung penuh Program Kerja dan Anggaran BNN RI Tahun 2024

"Pak kenapa kuning? Dari tahun tahun sebelumnya juga memang seragamnya kuning, yang artinya matang dan panen," tukasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X