Mau jadi Perawat atau jadi Influencer? Kalo bisa keduanya, mengapa pilih satu!
Cerita Raju Sahrial, seorang Social Influencer.
JournalNusantara.com - Hidup memanglah sebuah pilihan. Sebagai seorang manusia, memilih dalam bertahan hidup untuk bisa memaksimalkan setiap proses yang dilalui menjadi kewajiban seseorang. Hal ini demikian dirasakan oleh Raju, seorang social influencer yang merupakan lulusan mahasiswa keperawatan dengan predikat sebagai lulusan terbaik di kedua jenjang yaitu sarjana dan profesi ners.
Cerita berawal dari seorang Raju yang tidak terfikirkan bahwa bisa menjadi mahasiswa keperawatan. Awalnya ia terobsesi pada perkuliahan yang mengandalkan kemampuan komunikasi dan public speaking serta bahasa inggris yang mana itu merupakan passionnya. Namun, seraya waktu berjalan hal tersebut tidak serta merta terwujud. Selama mengenyam pendidikan di bangku perkuliahan, raju mengalami banyak pengalaman dimana ia merasa “demotivasi belajar” dimana ia memiliki semangat belajar yang mulai memudar karena tidak sesuai dan merasa tidak sejalan dengan jurusan perkuliahan yang menjadi keinginannya.
Baca Juga: Ponpes At-Taubah Menjadi Sarana Belajar Agama Warga Binaan Lapas Cianjur
Pengalamannya menjadi mahasiswa, ia melihat banyak fenomena yang terjadi. Dimana banyak mahasiswa yang hanya datang untuk berkuliah namun tidak mencoba mengembangkan minat dan bakatnya.
Banyak juga yang memiliki orientasi bahwa ketika sudah lulus harus bekerja di fasilitas layanan kesehatan seperti di Rumah Sakit dan lain sebagainya. Sehingga motiavasi yang dirasakan kian bergejolak disaat memiliki tekad untuk bisa menjadi mahasiswa yang kutu kupret “kuliah prestasi” daripada kupu-kupu “kuliah pulang – kuliah pulang”.
Dikenal sebagai mahasiswa aktif di perkuliahan, dengan banyak mengikuti perlombaan di tingkat regional dan nasional membuka pemahaman baru bahwasanya peningkatan kapasitas pada segi softskill sangatlah diperlukan. Selain daripada hardskill yang dipelajari di kelas. Pengalaman yang didapatkan diluar sejalan dengan ilmu yang didapatkan untuk menambah skill dan bakat seorang mahasiswa.
Baca Juga: Pemilu 2024, KPU RI Kroscek Data Pemilih Ganda
Berbekal dengan pengalamannya, ia banyak melaksanakan kegiatan promosi dan pendidikan kesehatan bersama komunitas dan para dosen di perkuliahannya untuk memberikan influence bagi masyarakat baik secara offline di lingkungan maupun online melalui instagramnya @rajusahrial. Pendidikan kesehatan yang ia jalankan ini merupakan advokasinya yang selama ini digelutinya dalam rangka sebagai lulusan keperawatan. Berbicara mengenai influencer, raju berpendapat bahwa “untuk menjadi seorang influencer tidak harus datang dari mereka yang sudah terkenal, tidak harus yang punya banyak followers di sosial media. Semua bisa menjadi influencer, selagi kamu memberikan perubahan positif bagi kehidupan orang lain, kamulah seorang influencer”.
Melalui hal tersebut, raju memiliki banyak kesempatan untuk menyebarluaskan kegiatan dan juga pengalaman di pendidikannya melalui berbagai webinar dan juga seminar. Selanjutnya, saat ini ia memiliki cita-cita untuk menjadi seorang akademisi dengan harapan untuk bisa menyuarakan lebih mengenai pengalaman dan pendidikannya, seraya menambah pengetahuan pada bidang ilmu yang digelutinya.***
Artikel Terkait
Uedan...Bandung Viral Dua Anak SD Alami Penyiksaan, Dikeroyok Tanpa Ampun oleh Temannya
Festivibes All Gen By KVIBES.ID Gandeng BNI Hadir Lagi di Jakarta
Raih Prestasi, SMA Al-Ittihad Cianjur Juara Lomba Monolog
Polres Cianjur Tangkap 2 Perempuan Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang
Sidang Lanjutan Mahasiswa Selvi, JPU Tuntut Terdakwa Sugeng Empat Tahun Penjara
PPATK Temukan Transaksi Rp 442 M Terkait TPPO, Hingga 80 Persen Korbannya Perempuan
Panglima TNI Resmikan Bale Asta Dala Puri Ageng Blahbatuh Bali
Pemilu 2024, KPU RI Kroscek Data Pemilih Ganda
Ponpes At-Taubah Menjadi Sarana Belajar Agama Warga Binaan Lapas Cianjur
Bupati Cianjur Hadiri Kegiatan Desa Manjur Bungah Pisan di Desa Sukasari Cilaku