JournalNusantara.com - Pondok Pesantren yang didirikan Lembaga Permasyarakatan Cianjur menjadi sarana pendidikan warga binaan sehingga mereka mendapatkan pendidikan agama yang bisa menjadi bekal kehidupan saat kembali ke lingkungan masyarakat.
Baca Juga: Pemilu 2024, KPU RI Kroscek Data Pemilih Ganda
Peran serta Ponpes At-Taubah sangat dirasakan manfaatnya dalam mewujudkan warga binaan yang berakhlak mulia.
Hal ini tak lepas dari dukungan Kepala Lapas, Pemerintah Cianjur dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cianjur. Adanya Ponpes At-Taubah menjadikan Lapas Cianjur jadi percontohan sehingga banyak dikunjungi oleh Lapas lain dalam rangka studi tiru.
Baca Juga: Panglima TNI Resmikan Bale Asta Dala Puri Ageng Blahbatuh Bali
"Ponpes At-Taubah merupakan pesantren yang didirikan oleh Lapas bekerja sama dengan MUI dan Pemda Cianjur. Para dewan pengajar diambil dari para ulama yang tersebar di Cianjur. Kegiatan rutinnya seperti shalat berjamaah, pengajian umum yang membahas ilmu agama yang bisa dipraktekan oleh warga binaan dalam kehidupan sehari-hari." Ujar Salah satu Pengajar Ponpes At-Taubah Mansyur Sulaeman kepada JournalNusantara.com. Jum'at (9/6).
Baca Juga: Polres Cianjur Tangkap 2 Perempuan Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang
"Dengan adanya Ponpes At-Taubah suasana di dalam Lapas terasa lebih hangat dan para warga binaan bisa mendapat ilmu agama yang mudah-mudahan bisa menjadikan mereka pribadi yang lebih baik sesuai tuntutan ajaran agama Islam". Pungkasnya.***
Artikel Terkait
Biadab...Siti Khotimah ART yang Disiksa Majikan dan Diperlakukan Layaknya Anjing !
Penuhi Order Eksport, Produsen Gula Aren Manistra Cianjur Akan di Upgrade Menjadi Koperasi Nasional
Uedan...Bandung Viral Dua Anak SD Alami Penyiksaan, Dikeroyok Tanpa Ampun oleh Temannya
Festivibes All Gen By KVIBES.ID Gandeng BNI Hadir Lagi di Jakarta
Raih Prestasi, SMA Al-Ittihad Cianjur Juara Lomba Monolog
Polres Cianjur Tangkap 2 Perempuan Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang
Sidang Lanjutan Mahasiswa Selvi, JPU Tuntut Terdakwa Sugeng Empat Tahun Penjara
PPATK Temukan Transaksi Rp 442 M Terkait TPPO, Hingga 80 Persen Korbannya Perempuan
Panglima TNI Resmikan Bale Asta Dala Puri Ageng Blahbatuh Bali
Pemilu 2024, KPU RI Kroscek Data Pemilih Ganda