Salah, yo, salah. Ora, yo, ora.
Tapi sampai siang tadi, tidak ada.
Foto ini diambil lama sekali, itupun jepretan tidak sengaja (lupa siapa yang jepret). Seingat saya juga sehabis buka puasa, persis di bulan Ramadan seperti sekarang. Setelah kami diberi jamuan makan buka puasa khas Leteh, akhirnya perbincangan dilanjutkan di ruang tamu.
Saya memang tidak terlalu akrab dengan kedua Bani Cholil ini (jika dibanding lainnya, sirkel saya cuma Mbah Sunan Jogo Lawang). Tapi sejak kali pertama mengenal kedua Bani Cholil ini, saya belum pernah menaruh rasa curiga kepada keduanya.
Khas orang Leteh, lah, ya: thas-thès.
Apalagi Gus Yahya, udah berapa kali umpatan dan amukan ditujukan ke saya. Bedanya, orang-orang kalau maido itu di belakang, sementara Gus Yahya itu langsung maido di depan muka saya secara langsung~
Saya hanya berharap Gus Yaqut mendapat keadilan, bukannya divonis bersalah jauh sebelum putusan hakim keluar, apalagi ditersangkakan tanpa ada satu pun bukti yang ditunjukkan.
Kalau begini, sih, KPK memang jadi pihak yang menjengkelkan.
Artikel Terkait
Operasi 300 Menit: Bedqh Teknis Penculikan Presiden Venezuela
Nasib Guru Honorer di Persimpangan Keadilan
Mutiara Pagi: Kemurnian Nurani (Bagian 2131)
Ngabuburit Bareng Bupati Cianjur, Acara Rembug Warga di Cilaku Dimeriahkan dengan Spazi Acapella
Majelis Talim Khairul Ummah Cianjur Gelar Pengajian Spesial Ramadhan dan Buka Bersama
Tips Menjaga Kebugaran di Bulan Ramadhan ala Sasak Gym Cianjur
Puasa Mencegah Korupsi
Update Sidang Kecelakaan Truk Tangki Pertamina di PN Cianjur, Tim Kuasa Hukum Soroti Faktor Alam dan Minimnya Perhatian Perusahaan
Mutiara Pagi: Keteguhan dalam Ujian (Bagian 2132)
MBG : Gizi Anak Rawan Dikorupsi