Hanya sedikit artefak dan dokumen yang berhasil diselamatkan. Kini, sebagian besar peninggalan Kesultanan Langkat tersimpan di museum atau koleksi pribadi, sementara generasi muda banyak yang tak lagi mengenal kisah kejayaan nenek moyangnya.
Menghidupkan Kembali Memori Melayu Langkat
Pemerhati budaya berharap pemerintah daerah dapat menjadikan jejak Kesultanan Langkat sebagai warisan sejarah dan destinasi wisata budaya, agar masyarakat tak lupa dengan akar budayanya sendiri.
“Sejarah Langkat bukan sekadar cerita kerajaan, tetapi tentang jati diri dan kebanggaan kita sebagai orang Melayu,” ucap seorang tokoh adat Tanjung Pura, Ahmadi.
Kini, tugas generasi muda adalah menjaga dan menghidupkan kembali nilai-nilai luhur itu agar Langkat tak hanya dikenal karena alamnya, tapi juga karena sejarah dan kebudayaan Melayunya yang gemilang.
(Ramlan/Journalnusantara.com)
Artikel Terkait
Selamat Hari Jadi TNI, Garda Terdepan Kedaulatan Bangsa
Tiga Pilar Penjaga Kedaulatan, Mengenal Matra Utama TNI
Pasukan Baret Merah, Mengenal Lebih Dekat Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD
Pengawal Angkasa, Mengenal Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU
Bangun 11 Jembatan dan Jalan Akses Migas, PT EMP Gebang Limited Dipuji Warga Langkat
Jajaki Kolaborasi Global, Pimpinan Unisla Keliling Empat Negara Eropa
Mutiara Pagi: Api Pengabdian Sang Jenderal (Bagian 1988)
Arusman, Teladan Tiga Periode dari Langkat yang Memimpin Desa dengan Hati dan Humanitas
Demokratisasi Pemilihan Rektor, Memperkuat Legitimasi Kampus melalui E-Voting dan Partisipasi Daring
P5HAM Mulai Bergerak dari Desa, Koppeta HAM Jabar Dampingi Cianjur