Journalnusantara.com, Cianjur – Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI) bekerja sama dengan Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) akan menggelar acara lari amal bertajuk KEDOKTERUN 2025: Run With Purpose.
Acara ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan wujud kepedulian nyata untuk membantu pembangunan kembali Puskesmas Pembantu di Cigeunang, Cianjur, yang rusak akibat gempa bumi pada November 2022.
KEDOKTERUN 2025 dijadwalkan berlangsung pada 23 November 2025, mengambil tempat di kawasan hijau Kampus Universitas Indonesia, Depok.
Menurut Ketua ILUNI FKUI, Dr. Wawan Mulyawan, Sp.BS(K), acara ini adalah ekspresi dari semangat “Servamus Vitam” atau "Kami Melayani Kehidupan," yang ia katakan "tidak berhenti saat kita wisuda, justru itu adalah awal dari perjalanan kita untuk mengabdi."
Ia menambahkan bahwa acara ini adalah bukti bahwa ikatan alumni "tidak hanya tentang nostalgia, tetapi tentang komitmen untuk terus berkarya dan berdampak."
"Bagi kami KEDOKTERUN 2025 adalah Lari untuk Sesama Langkah Nyata Alumni FK UI Membangun Kesehatan Negeri," katanya.
Kolaborasi dengan RSUI dinilai sangat strategis. Direktur Utama RSUI, Dr. Ari Kusuma Januarto, Sp.OG, Subsp. Obginsos, menyampaikan bahwa KEDOKTERUN sejalan dengan filosofi RSUI dan kedokteran modern yang menempatkan investasi terbaik dalam kesehatan pada bidang pencegahan.
Ia menyebutkan, "mendorong masyarakat untuk aktif dan hidup sehat adalah langkah pertama yang paling efektif untuk mencegah penyakit." RSUI juga akan menyiapkan tim medis dan fasilitas kesehatan lengkap untuk menjamin keamanan semua peserta.
Acara ini juga merupakan cerminan sinergi dalam "Ekosistem Kesehatan UI," di mana alumni, fakultas, dan rumah sakit bersatu untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Ketua Panitia KEDOKTERUN 2025, Dr. Dedy Rahmat, Sp.A, SubsGH(K), menjelaskan bahwa rute lari dirancang untuk menyuguhkan keasrian Kampus UI Depok, sesuai dengan program Rektor UI untuk mempromosikan lingkungan kampus yang berkelanjutan. Peserta akan melewati jalan-jalan utama kampus yang aman dan nyaman.
KEDOKTERUN 2025 terbuka bagi masyarakat umum, termasuk pelari dari berbagai tingkat, komunitas lari, atlet, serta alumni, dokter, dan mahasiswa. Ada dua kategori utama, yaitu Jarak 5K (1.500 slot) dan Jarak 10K (1.000 slot), dengan kategori khusus untuk dokter umum dan peserta di atas 45 tahun.
"Selain kegiatan lari, panitia juga akan mengadakan serangkaian acara pendukung seperti bakti sosial, bazar, dan hiburan," tambahnya.
Setiap langkah peserta akan memiliki makna mulia: membantu rehabilitasi fasilitas kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan di Cianjur.
Artikel Terkait
Harlah ke-96 LP Ma’arif NU PBNU dan Karang Pamitran Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat 2025 Sukses Digelar
Masyarakat Desa Tapak Kuda Desak Bupati Langkat Kembalikan Jabatan Sekdes Lama, Pengangkatan Sekdes Baru Dinilai Sarat Nepotisme
Sekda Absen di RDP APBD Cianjur, Masyarakat Sipil Kritik Inkonsistensi Anggaran
Padel, Olahraga Kekinian untuk Tampil Bugar dan Percaya Diri
Pasukan Listyo Melawan Presiden Prabowo
Kang Lepi Serap Aspirasi Warga, Tiga Isu Utama Jadi Prioritas
RDP DPRD Cianjur Bahas Defisit dan Konsistensi APBD bersama Civil Society
Mutiara Pagi: Semua telah Digarisakan (Bagian 1972)
Petani Turun ke Jalan
Audiensi Berulang Kali Ditunda, Perkim Cianjur Dituding Abaikan Aspirasi Warga