Ada cahaya tak pernah padam,
baik siang maupun malam
Meski gelap menutup pandang,
cintanya tulus tak pernah lekang
Bersemayam di dalam doa,
menjadi jembatan setiap hamba
Mengalir lembut di relung hati
samudra kasih-Nya yang abadi
Setiap detik adalah bisikan,
antara rindu dan penantian
Tumbuh di tanah kesabaran,
berbunga di musim keikhlasan
Maka genggamlah cinta,
seperti pelaut memeluk ombak
Sebab dalam perjalanan hidup ini
persoalan selalu saja menghampiri
Jangan biarkan hatimu patah,
karena kasih-Nya tak pernah lelah
Di balik persoalan yang ada,
ada cahaya yang meliputinya
Langkah boleh terasa berat,
namun takdir tak pernah tersesat
Semua telah digariskan,
dengan cinta yang tak terbatas ukuran
Malang, 23 September 2025
Salam bahagia,
M. Sinal
Artikel Terkait
Menjaga Kebugaran, Kunci Hidup Sehat dan Produktif
PT EMP Gebang Limited Lakukan Perbaikan Jembatan sebagai Bentuk Kepedulian Sosial
Mutiara Pagi: Menuju Cahaya (Bagian 1971)
Harlah ke-96 LP Ma’arif NU PBNU dan Karang Pamitran Sako Pramuka Pandu Ma’arif NU Jawa Barat 2025 Sukses Digelar
Masyarakat Desa Tapak Kuda Desak Bupati Langkat Kembalikan Jabatan Sekdes Lama, Pengangkatan Sekdes Baru Dinilai Sarat Nepotisme
Sekda Absen di RDP APBD Cianjur, Masyarakat Sipil Kritik Inkonsistensi Anggaran
Padel, Olahraga Kekinian untuk Tampil Bugar dan Percaya Diri
Pasukan Listyo Melawan Presiden Prabowo
Kang Lepi Serap Aspirasi Warga, Tiga Isu Utama Jadi Prioritas
RDP DPRD Cianjur Bahas Defisit dan Konsistensi APBD bersama Civil Society