Jepang: 4.8% GDP
China: 4.2% GDP
Indonesia: 3.0% GDP
Ironi klasik Indonesia: mengalokasikan 20% APBN untuk pendidikan (tertinggi di antara negara pembanding), namun hanya setara 3% GDP karena APBN Indonesia relatif kecil (15% GDP), dibanding negara lain yang APBN-nya 25–30% GDP.
Paradoks Indonesia: Lain di Kata, Lain di Angka
Kita berada di peringkat ke-5 dalam Global Teacher Status Index, menunjukkan masyarakat sangat menghormati profesi guru. Namun, penghormatan ini tidak tercermin dalam kompensasi yang memadai.
Perbandingan gaji guru pemula (USD/bulan):
Finlandia: $3,100
Singapura: $2,500
Jepang: $2,400
China: $2,000
Indonesia: $200
Data survei Dompet Dhuafa 2024:
74% guru honorer digaji di bawah Rp 2 juta ($125) per bulan, dan 20,5% bahkan di bawah Rp 500 ribu ($31) per bulan.
Durasi Persiapan: Ketika Standar Menjadi Relatif
Kontras persiapan guru di berbagai negara:
Artikel Terkait
Dari Kontraktor ke Petani Sukses, Kisah Tri Heriyanto Raup Puluhan Juta dari Budidaya Talas
Perubahan Cuaca dan Dampaknya terhadap Kehidupan Sehari-hari
Technische Hoogeschool Bandung, Cikal Bakal Institut Teknologi Bandung
Ajaran Yahudi: Di antara Monoteisme Ketat dan Etnosentrisme Teologis
PPP Sebagai Alat Perjuangan Umat Islam, Menguatkan Kepemimpinan Kader di Cianjur
Mutiara Pagi: Jejak Para Bijak (Bagian 1893)
LRT Jakarta Fase 1B: Progres Pesat, Konektivitas Jakarta Kian Terwujud!
Tuntas Semester 2 Doktoral MPI, Fondasi Inovasi dan Akselerasi Pendidikan Berbasis Digital
RAT KSU YAHATI: “Koperasi Kuat, Anggota Sejahtera”
Ledakan Bom Ketiga: Kisah Penghormatan Jepang kepada Mohammad Natsir yang Terlupakan