Seberat apapun tantangan dan rintangan yang menghadang, tapi kalau kita menyelami pesan Presiden Prabowo kepada para pembantunya diatas, jelas tersimpan sikap optimis atas target yang telah ditetapkan soal pencapaian swasembada pangan ini. Kini masih tersisa waktu tiga tahun ke depan. Banyak hal yang masih bisa digarap.
Hanya saja, kita pun wajib untuk membaca realita. Dengan segudang pengalaman bagaimana susahnya meraih swasembada daging sapi dan swasembada kedelai, apakah Pemerintah akan tetap ngotot untuk menggapainya ? Jawaban cerdas inilah yang paling kita tunggu dari petinggi bangsa ini. Tentu jawaban solutif yang masuk akal sehat.
Akhirnya, menarik untuk dijadikan percik permenungan. Benarkah untuk meraih swasembada daging sapi dan swasembada kedelai dalam tiga tahun ke depan, masih dianggap hal mustahil untuk diwujudkan, mengingat berbagai keterbatasan yang kita miliki? Jika benar, apa yang sebaiknya ditempuh Pemerintah ? Kita optimis, Pemerintah sudah memiliki jawaban cerdasnya. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).
Artikel Terkait
Sultan Demak II di Gunung Ciremai dan Ramalan Kabar Kematiannya
Bahasa Tak Bersuara yang Dituturkan Taqdir
Mutiara Pagi: Kebaikan adalah Jendela (Bagian 1739)
Tempo Dulu: Perempuan Eropa di Jakarta
Pesawat N-219 Nurtanio
Silsilah Keluarga Raja Demak
Inilah yang membuat Majapahit Tenggelam
Mutiara Pagi: Cahaya Kemanusiaan (Bagian 1740)
Kebakaran Los Angeles, Azab dan Hoax
Menemukan Keselamatan di Tengah Gemuruh Dunia