Journalnusantara.com, Cianjur - Situs Gunung Padang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat yang berusia 10.000 - 25.000 Sebelum masehi.
Tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Lokasi dapat dicapai 20 kilometer dari persimpangan kota kecamatan Warungkondang, di jalan antara Kota Kabupaten Cianjur dan Sukabumi.
Luas kompleks utamanya kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 m dpl, dan areal situs ini sekitar 3 ha, menjadikannya sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara.
Lokasi situs berbukit-bukit curam dan sulit dijangkau. Kompleksnya memanjang, menutupi permukaan sebuah bukit yang dibatasi oleh jejeran batu andesit besar berbentuk persegi.
Situs itu dikelilingi oleh lembah-lembah yang sangat dalam. Tempat ini sebelumnya memang telah dikeramatkan oleh warga setempat.
Penduduk menganggapnya sebagai tempat Prabu Siliwangi, raja Sunda, berusaha membangun istana dalam semalam.
Fungsi situs Gunung Padang diperkirakan adalah tempat pemujaan bagi masyarakat yang bermukim di sana pada sekitar 2000 tahun SM.
Hasil penelitian Rolan Mauludy dan Hokky Situngkir menunjukkan kemungkinan adanya pelibatan musik dari beberapa batu megalit yang ada.
Selain Gunungpadang, terdapat beberapa tapak lain di Cianjur yang merupakan peninggalan periode megalitikum/zaman batu besar.
Artikel Terkait
Bijak dalam Memanfaatkan Waktu: Anugerah yang Tak Tergantikan Menurut Islam
Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Ihsan Menjalani Hidup
Curug Ciarjuna di Garut, Miliki Beberapa Air Mancur yang Cocok untuk Bersantai dan Bermain Air
PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Jepang
Anak Muda Lentera Bangsa
Kala TNI Membangun Akses Jalan Sekolah Rimba Papua
Taruna TK. IV AAU Ziarah ke Makam Panglima Besar Jenderal Soedirman
HIMAT Hari Ini, Cianjur "Suram" Esok Hari
Tren Penceraian Karena Judi Online Meningkat