Journalnusantara.com, Jakarta - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kunjungan silaturahmi Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi.
Silaturahmi ini sebagai wujud untuk meningkatkan hubungan kerjasama antara Pemerintah Jepang dan Indonesia, khususnya dengan Muhammadiyah yang mana telah terjalin sangat baik selama ini.
Yasushi dalam pertemuan juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Jepang sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi di Palestina maupun Timur Tengah saat ini.
Sehingga, Ia meminta masukan kepada Muhammadiyah dalam melihat perkembangan Islam di dunia dan Indonesia.
"Kami menegaskan bahwa secara umum Islam di Indonesia sejatinya Islam yang moderat," kata Masaki Yasushi yang diterima Journalnusantara.com, Sabtu (29/06/2024).
Sehingga, Muhammadiyah terus berupaya meningkatkan moderasi beragama lebih pada hal-hal yang subtantif dalam menampilkan keberagamaan yang sejatinya umat beragama itu jauh lebih besar dan konstruktif perannya ketimbang hal-hal yang negatif maupun stigmatif.
"Kami meminta kepada Dubes untuk lebih memahami Islam di Indonesia dengan mengunjungi lembaga-lembaga pendidikan Muhammadiyah yang berada di daerah, khususnya di Indonesia Timur," ujarnya.
"Agar Dubes dapat melihat bagaimana Muhammadiyah menjadi role model dalam moderasi beragama dan juga dalam membangun masyarakat dalam kemajemukan," tukasnya.
Artikel Terkait
Keimigrasian Digital di Bandara dan Pelabuhan Utama Telah Pulih
Asah Mental, Prajurit Batalyon Arhanud 2 Marinir Laksanakan Try Out
Bisik dalam Gelombang
Melihat Kesiapan KAI sebagai Tuan Rumah ASEAN Railways CEO’s Conference ke-44
Menakar Liar Pilkada Cianjur, Menguji Komitmen Politik Herman-Ibang di Pilkada 2024
Top! Potret Babinsa Koramil 1424-05/Sinjai Selatan Bantu Penyemprotan Tanaman Padi Milik Petani
Bijak dalam Memanfaatkan Waktu: Anugerah yang Tak Tergantikan Menurut Islam
Ditjenpas Luncurkan Standar dan Modul Perlakuan Anak Kasus Terorisme
Ihsan Menjalani Hidup
Curug Ciarjuna di Garut, Miliki Beberapa Air Mancur yang Cocok untuk Bersantai dan Bermain Air