Curug Ciarjuna di Garut, Miliki Beberapa Air Mancur yang Cocok untuk Bersantai dan Bermain Air

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Sabtu, 29 Juni 2024 | 20:06 WIB

Journalnusantara.com, Garut - Curug Ciarjuna, di Kampung Cikopo, Desa Panawa, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut. Curug Ciarjuna adalah salah satu curug yang berada di Kabupaten Garut yang masih terbilang sangat jarang dikunjungi, mungkin karena aksesnya yang cukup sulit dan jaraknya yang jauh dari kota Garut sekitar 45 Km.

Ciarjuna terdiri dari beberapa curug tinggi yang airnya keluar memancar dari bebatuan di dinding tebing, serta satu curug utama yang debit airnya cukup besar. Tinggi curug ini 85 m, namun terdiri dari dua terjunan.

Area sekitar curug cukup nyaman digunakan untuk bersantai dan berfoto, namun tidak baik berlama-lama melakukan aktivitas di sini karena potensi bahaya yang cukup tinggi, seperti resiko longsor dan jatuhnya bebatuan.

Oleh karena itu, jika berencana menginap atau berkemah, bisa di dekat pos satpam di pintu masuk PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro).

Untuk mencapai curug Ciarjunaperlu perjuangan ekstra karena akses jalan menuju kesini pun tergolong sulit. Ada beberapa route yang bisa ditempuh menuju curug ini, rute pertama dari gerbang perkebunan teh Nusantara VIII Papandayan ke arah kampung Tumaritis dan terus ke Panawa.

Route kedua lewat Pamulihan melalui kampung Garumukti. Route ketiga lewat Perkebunan Teh Sedep Pangalengan Pangalengan lewat Cileuleuy, Batu kasang lanjut Curug Ciarjuna.

Sebaiknya mengunjungi curug ini dengan menggunakan kendaraan roda 2. Pastikan kendaraan yang digunakan ke Curug Ciarjuna Garut dalam kondisi prima karena kondisi jalannya belum mulus.

Kontur jalanannya pun masih cukup ekstrem. Siapkan juga fisik yang prima karena Anda harus berjalan kaki sesampainya di area parkir.

Area di depan curug juga sangat mengundang untuk bersantai atau bermain air. Udara di area ini sangat sejuk, bahkan di siang hari, karena cukup tertutup.

Dinding tebing yang tinggi menghalangi cahaya matahari yang masuk, sehingga pencahayaan cukup tepat untuk memotret air terjun.

Selain itu, curug-curug yang memancar keluar dari bebatuan di dinding tebing juga membuat Curug Ciarjuna menjadi sangat unik jika dipotret.

Belum ada fasilitas penunjang wisatawan apapun di sekitar curug, karena memang curug ini berada di dalam fasilitas PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro-Hidro), bukan di dalam area wisata.

Warung dan bengkel terdekat ada di Kampung Cikopo, diluar area PLTMH. Tempat makan dan pom bensin kecil ada di desa sebelumnya, dan lebih baik mengisi penuh bahan bakar kalian sebelum memasuki Kecamatan Pamulihan.

Kawasan desa Panawa sendiri didominasi oleh perkebunan teh dan kopi, serta lembah-lembah dalam yang belum terjamah.

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Memaknai Haji, Kurban dan Hijrah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Kerjasama Media Online dengan Hotel

Senin, 6 April 2026 | 06:38 WIB
X