JOURNALNUSANTARA.COM - Meningkatnya kasus pelecehan seksual, Kekerasan terhadap kaum perempuan dan Anak yang terjadi di Kabupaten Cianjur menjadi momok yang menakutkan dari sebagian orang.
Sepanjang tahun 2022, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Cianjur mencatat terdapat 38 kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan sepanjang awal tahun hingga Agustus 2022.
Baca Juga: Makan Siang Gratis untuk Anak Usia Belajar Bukan untuk Tua Bangka, Lho Kok ?
Dari rentan waktu dari bulan Januari 2022 tersebut, rata-rata setiap bulannya jika dipersentasikan terdapat 4,75 persen kasus terjadi.
Namun, berbeda dengan yang di tangani oleh Olvida H. Simanjuntak, S. Sos. merupakan Sekertaris Umum (SEKUM) Perempuan Hebat Cianjur (PHC) jika kasus pelecehan terhadap perempuan dan anak tercatat hampir 81 kasus.
"Kasus yang ditangani dari 2022 hingga sekarang mencapai 81 kasus. Hal tersebut dilakukan oleh orang terdekat baik dari lingkungan keluarga, kerabat ataupun tetangga bahkan di lingkungan pendidikan". imbuhnya.
Baca Juga: Dana Bantuan BOS Pesantren Cair, Tahap I Berkisar Rp 220 Miliar
Menurutnya, kasus tersebut menjadi sebuah fenomena yang sangat miris, karena memang ketidakberdayaan si korban yang rata-rata korbannya dibawah umur dan takut terhadap pelaku yang memiliki relasi cukup tinggi diatasnya.
"yang menjadi hambatan penanganan tersebut karena si pelaku merupakan orang terdekat seperti ayah tirinya ataupun ayah kandung sendiri. Tentunya hal tersebut sangat berat sekali". ungkap olvi.
Olvi juga menyampaikan kurangnya informasi atau edukasi dari lembaga layanan tentang pencegahan kasus pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak.
Baca Juga: Syah..!! sebagai presiden terpilih, Prabowo Subianto Ucapkan Terima kasih ke Awak media dan Pers
"kurangnya informasi dari lembaga pelayanan menjadi kendala terhadap korban, yang belum apa-apa sudah takut dimintai baik itu secara finacial. ujarnya.
Selama dalam menangani kasus pelecehan tersebut ia mengatakan jika beberapa konselor juga bekerjasama dengan UPTD Cianjur dan beberapa Polsek yang ada di Kabupaten Cianjur dan Rumah Sakit Umum Daerah guna kepentingan ntuk hasil visum.
Baca Juga: Celebgram Cika Papi Culo Konsumsi Narkoba Bareng 5 Rekannya, Keciduk Deh !