JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu mengambil langkah konkret dengan memfasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha secara massal bagi para pengemudi ojek setempat.
Gerakan bertajuk Pangkalan Legal Hari Ini, Sejahtera Esok Hari! Ayo, Urus NIB! tersebut digelar selama sepekan penuh mulai tanggal 6 hingga 12 Juli 2026.
Inisiatif ini sengaja diluncurkan bertepatan dengan momentum perayaan ulang tahun wilayah tersebut yang ke-349.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cianjur, Superi Faizal menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memayungi para pelaku usaha sektor mikro, termasuk para tukang ojek, dengan kepastian hukum.
Ia menegaskan bahwa dokumen resmi tersebut tidak sekadar menjadi bukti keabsahan profesi di mata hukum, tetapi juga berfungsi sebagai pintu pembuka untuk berbagai kesempatan peningkatan taraf hidup para pengemudi.
Langkah strategis ini dinilai selaras dengan visi besar pembangunan daerah yang mengusung semangat kemajuan lokal.
Manajemen instansi terkait menerangkan bahwa perluasan cakupan kepemilikan izin operasional ini diharapkan mampu menstimulasi pergerakan roda ekonomi di tingkat akar rumput.
Efek domino dari tertib administrasi ini diproyeksikan dapat memperkuat stabilitas investasi daerah secara keseluruhan.
Masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas ini dapat langsung mendatangi pusat layanan terpadu atau kantor dinas terkait.
Di lokasi tersebut, sejumlah petugas siap memberikan panduan teknis secara komprehensif mulai dari tahap pendaftaran awal hingga dokumen resmi berhasil diterbitkan melalui mekanisme digital yang berlaku secara nasional.
Seluruh proses pengurusan mengacu pada regulasi pusat terkini mengenai tata cara perizinan berbasis risiko.
Superi Faizal menjelaskan, persyaratan yang harus dibawa pemohon sangat sederhana karena hanya memerlukan kartu identitas, nomor kontak yang dapat dihubungi, serta alamat surat elektronik.
Dirinya menjamin bahwa setelah data dimasukkan ke dalam sistem elektronik, dokumen legalitas dapat langsung diunduh saat itu juga.
Menurutnya, dokumen tersebut sangat krusial untuk mempermudah akses permodalan perbankan dan memperluas jaringan kemitraan para pengemudi di masa depan.