Journalnusantara.com, Bandung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Bhakti Kencana University melaksanakan program penyuluhan kesehatan dengan tema kesehatan reproduksi, HIV/AIDS, stigma, dan diskriminasi di SMA Terpadu Bandung, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, pada Selasa (19/8/2025).
Kegiatan ini menjadi salah satu program unggulan karena merupakan satu-satunya dari 31 kelompok KKN yang mengangkat isu kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS secara khusus.
Ketua Kelompok KKN Desa Cibeet, Ahmad Saefurrohim, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur karena dapat hadir berbagi pengetahuan bersama para siswa.
Ia menegaskan pentingnya memahami kesehatan reproduksi, HIV, serta persoalan stigma dan diskriminasi yang masih sering ditemui di masyarakat.
"Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan peserta, tetapi juga mampu mendorong generasi muda untuk menjaga kesehatan diri, menghargai sesama, dan menjauhi sikap diskriminatif," ujarnya.
Dosen pembimbing KKN Desa Cibeet Kelompok 20, Tuti Suprapti, turut memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
Menurutnya, penyuluhan tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Kesehatan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pencegahan HIV/AIDS sekaligus mengurangi stigma terhadap orang dengan HIV.
Ia menegaskan bahwa persoalan HIV tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga sosial karena masih banyak penderita yang enggan memeriksakan diri akibat takut dikucilkan.
Melalui penyuluhan ini, diharapkan masyarakat, khususnya siswa SMA, dapat memahami cara penularan, pencegahan, serta penanganan HIV secara benar.
Selain itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk menumbuhkan empati, kepedulian, dan dukungan terhadap orang dengan HIV agar tidak mengalami diskriminasi.
Penyuluhan tersebut disambut positif oleh pihak sekolah dan masyarakat sekitar. Para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan mahasiswa KKN.
Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran kolektif di lingkungan Desa Cibeet maupun sekolah tentang pentingnya kesehatan reproduksi, pencegahan HIV/AIDS, serta upaya menghapus stigma dan diskriminasi.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang dimiliki, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program kesehatan nasional serta mendorong terciptanya masyarakat yang sehat, peduli, dan bebas stigma.