Mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Gaungkan Perlawanan Terhadap Narkoba di Sekolah

photo author
Fauji Rohmat, Journal Nusantara
- Kamis, 31 Juli 2025 | 13:46 WIB
Foto Istimewa Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMPN 1 Campaka (Foto: Fauzi for Journalnusantara)
Foto Istimewa Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMPN 1 Campaka (Foto: Fauzi for Journalnusantara)

Journalnusantara.com, Cianjur - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 9 dari Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Azhary Cianjur menggelar kegiatan penyuluhan bertajuk “Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Kalangan Pelajar” yang berlangsung di SMPN 1 Campaka, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (30/7/2025).

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Cianjur, Abdul Karim, yang memberikan pemahaman mendalam tentang dampak buruk narkoba terhadap masa depan generasi muda, serta cara-cara pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Ketua Kelompok KKN 9, Fauzi Rohmat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penyuluhan ini merupakan bentuk kontribusi mahasiswa terhadap masyarakat, khususnya dalam mengedukasi remaja agar terhindar dari ancaman narkotika.

“Kami ingin turut andil dalam menjaga generasi muda, khususnya pelajar, agar memiliki kesadaran dan ketegasan dalam menolak narkoba. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pengabdian kami kepada masyarakat Desa Sukajadi,” ujar Fauzi.

Kepala Sekolah SMPN 1 Campaka, Ibu Iin Yuningsih, sangat mengapresiasi kegiatan penyuluhan ini. Ia menilai bahwa edukasi semacam ini sangat penting ditanamkan sejak dini.

“Kami berterima kasih kepada mahasiswa KKN STAI Al-Azhary Cianjur. Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi siswa-siswi kami, agar mereka memahami bahaya narkoba dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif,” tuturnya.

Sementara itu, Abdul Karim dari BNN Kabupaten Cianjur menyampaikan bahwa peran sekolah dan mahasiswa sangat penting dalam upaya preventif penyalahgunaan narkoba.

“Kami dari BNN sangat terbuka untuk berkolaborasi dalam edukasi seperti ini. Upaya pencegahan harus melibatkan banyak pihak, termasuk mahasiswa dan institusi pendidikan,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab antara siswa dan narasumber, yang menunjukkan antusiasme tinggi dari para peserta. Diharapkan melalui penyuluhan ini, siswa dapat menjadi agen perubahan dan pelopor anti narkoba di lingkungan sekitarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fauji Rohmat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X