Seminar Public Speaking Jadi Bekal Pemimpin Muda di STAI Al-Azhary Cianjur

photo author
Fauji Rohmat, Journal Nusantara
- Senin, 5 Mei 2025 | 11:39 WIB
Foto bersama Seminar Publick Speaking (Foto: Syahla for Journalnusantara)
Foto bersama Seminar Publick Speaking (Foto: Syahla for Journalnusantara)

Journalnusantara.com, Cianjur – Puluhan peserta dari kalangan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum memadati Aula Kampus STAI Al-Azhary Cianjur dalam seminar bertajuk "Speak to Lead: Membangun Kepemimpinan melalui Public Speaking", yang digelar pada Minggu (4/5/2025).

Acara ini diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Khusus Protokol Pramuka STAI Al-Azhary Cianjur sebagai upaya mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum sebagai fondasi kepemimpinan.

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Pembina Pramuka STAI Al-Azhary Cianjur, Ujang Saepudin. Ia menegaskan pentingnya public speaking bagi generasi muda.

“Kemampuan public speaking bukan hanya untuk pidato, tetapi juga untuk membentuk karakter pemimpin yang berani mengambil langkah,” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Komandan Protokol Pramuka Racana Abdullah Bin Nuh dan Laksminingrat, Nessa Sri Neda, serta Ketua Pelaksana, Alifia Nurhafsah

Sebagai narasumber utama, Ananda Alvionita Alamsyah Demis protokol dan anggota Master of Ceremony, membagikan berbagai kiat mengasah public speaking dengan pendekatan kepemimpinan.

“Komunikasi adalah senjata utama pemimpin. Jika tidak dikuasai, visi sehebat apa pun akan sulit diwujudkan,” jelasnya di hadapan peserta yang datang dari berbagai wilayah, termasuk dari Cijati, Cianjur Selatan.

Dalam pemaparannya, Kak Ananda membedakan antara komunikasi dua arah dalam kehidupan sehari-hari dan public speaking sebagai komunikasi satu arah yang bertujuan untuk memengaruhi dan mengedukasi audiens.

“Public speaking harus terstruktur, karena di situlah pengaruh seorang pemimpin diuji,” tambahnya.

Sesi interaktif bertajuk "Take Action Public Speaking" menjadi puncak acara. Tiga peserta dari latar belakang berbeda, guru SMK Cibeber, siswa dari Mande, dan mahasiswa STAI Al-Azhary Cianjur mempraktikkan teknik yang telah dipelajari, seperti modulasi suara, kontak mata, dan gestur tubuh.

“Latihan ini membuktikan bahwa public speaking bisa dipelajari, asal ada kemauan,” ujar salah satu peserta.

Pesan inspiratif sebagai pamungkas penutup disampaikan Desemioner Sekretaris Jendral Protokol itupun menjadi motivasi bagi peserta.

“Jangan pernah takut salah. Pemimpin sejati adalah mereka yang berani berbicara, lalu belajar dari setiap prosesnya.”

Seminar ini diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta untuk terus mengasah kemampuan komunikasi, sejalan dengan tagline "Berani Bicara, Siap Memimpin."

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Fauji Rohmat

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X