Beradu ide seharusnya dijadikan tradisi
Bukan sekadar debat yang tidak berisi
Melainkan cara membangun peradaban
Yang membawa manfaat bagi masa depan
Sejarah telah mencatat
Peradaban lahir dari selisih pendapat
Dengan sikap tetap saling hormat
Bukan menghina atau pun saling cacat
Beradu ide yang sehat
Akan mendatangkan sejumlah manfaat
Bukan hanya bentuk cinta pada sesama
Tapi membangun kecintaan kepada negara
Tak perlu takut pada pertanyaan kritis
Meski seolah-olah tampak sinis
Sehingaa tak perlu diatur siapa yang bicara
Apalagi mengangap perbedaan sebagai dosa
Sebab bangsa yang besar
Warganya bukan setuju dalam diam
Tapi mampu menyuarakan yang benar
Bukan karena niat untuk balas dendam
Ketika menuntut orang lain taat aturan
Dirinya harus menjadi contoh dan teladan
Bukan berbisik ke telinga kiri dan kanan
Memojokkan siapa pun yang berbeda haluan
Malang, 5 Mei 2025
Salam sehat,
M. Sinal
Artikel Terkait
Semakin Kacau Dunia, Indonesia Siap?
Perjuangan Buruh dan Mimpi Kesetaraan yang Tak Kunjung Nyata
Menyoal QRIS : Regulasi Nasional Melanggar Hukum Internasional ?
Gemilang, YPM NU Cianjur Sabet Juara 1 Lomba Ramadhan Ramah Anak Tingkat Jawa Barat
Mutiara Pagi: Realita Kehidupan (Bagian 1829)
BEM PTNU Serukan Reformasi Ketenagakerjaan Berkeadilan di Hari Buruh 2025
Mutiara Pagi: Di Sebuah Galaksi (Bagian 1830)
Refleksi Harlah ke-91, PAC GP Ansor Karangtengah Gaungkan Ketahanan Pangan dan Semangat Kebangsaan
Uniknya Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Sambilawang, Sukoharjo
Menyoal Wahyu - Ramzi di Gading Asri, Uji Kompetensi "Bupati Baru" antara Janji dan Eksekusi !