Catatan Pinggir untuk Acara Haol Mama Ciharashas

photo author
Wandi Ruswannur, Journal Nusantara
- Minggu, 28 Juli 2024 | 12:00 WIB
Mama Ciharashas
Mama Ciharashas

2. Secara khusus penulis merasa sangat beruntung dan berbahagia karena selama menjadi santri Mama penulis sering diajak beliau menemani pada acara-acara khusus PHBI di luar kota.

Penulis pernah diajak beliau ke Jakarta dalam rangka menghadiri musyawarah ulama se-Indonesia, pernah diajak ke Kadungora Garut, pernah ke Tanggeung, dan masih banyak lagi.

3. Ketika penulis berkeinginan masuk sekolah sambil tetap belajar di pesantren Ciharashas, dan dengan malu-malu menghadap beluau untuk memohon izin.

Penulis masih ingat dan tidak akan pernah lupa nasehat beliau. Dengan bahasa Sunda beliau mengatakan, Alus we hayang sakola mah, ngan Mama mah omat we Ulah niat sakola bari masantren tapi Masantren bari sakola (Bagus kalau kamu mau sekolah, hanya Mama berpesan, jangan berniat Sekolah sambil mesantren tapi Mesantren sambil sekolah). Maksudnya jelas, ngaji di pesantren harus lebih diutamakan.

Itulah catatan pinggir dari acara Haul Akbar Mama KH. Ahmad Syuja'i yang wafat 40 tahun yang lalu dan maqbarahnya di Ma'la Makkah Almukarramah.
اللهم اغفر له وارحمه وعافه واعف عنه له الفاتحة.....

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wandi Ruswannur

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X