APBD Sumatra Barat tahun 2023 lebih dari enam triliun rupiah,” jelasnya.
“Satu persen berarti 60 miliar setahun dialokasikan Pemda Sumbar untuk memberdayakan budaya Minangkabau. Itu sudah sangat, sangat, sangat cukup,” sambung Denny.
Hal itu juga bisa diterapkan pada tingkat APBN. Di mana total APBN Indonesia sekitar 3.000 triliun, satu persennya berarti 30 triliun rupiah per tahun bisa dialokasikan untuk memberdayakan budaya Nusantara.
“Ini akan menjadi langkah awal yang signifikan,” kata Denny.
“Tiga puluh tahun dari sekarang, ketika budaya Minangkabau berjaya di dunia internasional, kita tahu bersinarnya budaya Minangkabau saat itu ikut dibangkitkan oleh acara kita malam ini,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Satupena Sumatera Barat yang juga menginisiasi gelaran IMLF, Sastri Bakry menjelaskan bahwa kegiatan bertaraf ini didukung oleh Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Dalam Negeri Regional Bukittinggi serta pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Kabupaten Agam, Kota Padang Panjang dan sejumlah wali nagari.
Terdapat hampir 200 delegasi yang hadir dari sejumlah negara, seperti Malaysia, Brunei, Australia, Bangladesh, Spanyol, Argentina dan Rusia.
Artikel Terkait
Heran...Romo Paskal Bongkar Mafia Perdagangan Manusia, Malah Dipolisikan Oknum BIN !
KPK Tegaskan Pentingnya Transparansi Informasi dan Anggaran
Sekulerisme: Ideologi Jaringan Koruptor
BPD IMA AMS Gagas Forum Group Discussion OKP dan Pemuda Daerah Cianjur
Ridwan Kamil Hadiahi Dana Pendidikan bagi Siswa yang Patungan Beli Sepatu untuk Temannya
Spirit Guru Bangsa: Cak Nur, Gus Dur, dan Buya Syafi’i dalam Aspek Bernegara Masa Kini
Kemendagri Diminta Tanggungjawab atas Pembiayaan Program Beasiswa Affirmasi Otsus Papua
Waspada...Suami Selingkuh dengan Adik Ipar, Hebohkan Jagat Tiktok hingga Twitter
Wow...Gaji Pokok Pensiunan PNS dan Gaji Pensiunan Janda Duda, Dikabarkan Naik
KPAI dan KPAID Cianjur Komitmen Bantu Pemulihan Pasca Gempa