Melainkan cara pemerintah menentukan prioritas.
Keberpihakan Tidak Diukur dari Pidato
Dalam setiap kampanye politik, hampir semua calon pemimpin berbicara tentang keberpihakan kepada rakyat kecil.
Namun keberpihakan tidak pernah diuji ketika pendapatan daerah sedang melimpah.
Keberpihakan justru diuji ketika anggaran tidak mencukupi.
Pada saat itulah publik dapat melihat mana program yang benar-benar dianggap prioritas dan mana yang sesungguhnya hanya slogan.
Pada akhirnya, masyarakat tidak akan mengingat berapa besar defisit APBD tahun ini.
Yang akan mereka ingat adalah apakah ketika anaknya demam tinggi, ketika istrinya harus melahirkan, ketika ayahnya terkena stroke, pemerintah masih hadir memberikan perlindungan.
Sebab hak atas kesehatan bukanlah hadiah dari pemerintah.
Ia adalah hak konstitusional warga negara.
Dan ukuran kemajuan sebuah daerah bukan semata-mata pertumbuhan ekonomi atau keseimbangan anggaran, melainkan kemampuan memastikan bahwa tidak ada seorang pun jatuh miskin hanya karena sakit.
Karena sesungguhnya, APBD boleh mengalami defisit.
Tetapi keberpihakan kepada rakyat kecil tidak boleh ikut mengalami defisit.
Artikel Terkait
Mutiara Pagi: Gema (Bagian 2290)
Viral Usher GIIAS Direkam Diam-diam oleh Konten Kreator, Habiburokhman Sebut Komisi III Bakal Kawal Kasusnya
Kronologi Cekcok Preman vs Warga di Kiaracondong Bandung: Aksi Tagih Utang yang Berujung Sabetan Pedang
Perkuat Literasi Anak, Pemerintah Kirim 5,5 Juta Buku ke Sekolah di Seluruh Indonesia
Jasad Pemuda Terbawa Arus di Sungai Jakbar Ditemukan Tenggelam pada Jarak 1,5 Km dari Lokasi Kejadian
Kisah Pilu 5 Anak yang Ditinggalkan Orang Tua, Polisi Pidie Jaya Ulurkan Bantuan
Berduka Mahasiswa KKN dan Ketua Karang Taruna Alami Kecelakaan Maut, 7 Orang Meninggal
Bupati Cianjur Apresiasi Polres dan Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji
Ketua BKPRMI Jabar Puji Dedikasi Ribuan Guru Ngaji Cianjur
Wakil Ketua OSIS SMK Pariwisata PHT Cianjur Raih Medali Emas Olimpiade Sains Siswa Nasional