Refleksi atas Berakhirnya UHC di Kabupaten Cianjur

photo author
M Wawan, Journal Nusantara
- Senin, 3 Agustus 2026 | 20:08 WIB
Doddie FT, Dosen UNPI Cianjur (FOTO: Istimewa)
Doddie FT, Dosen UNPI Cianjur (FOTO: Istimewa)

Ataukah kesehatan akhirnya menjadi sektor yang paling mudah dikurangi ketika ruang fiskal menyempit?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut layak dijawab secara terbuka kepada publik.

Rakyat Tidak Memahami Istilah Cut Off

Bagi birokrasi, istilah UHC Prioritas, Non Cut Off, atau Cut Off mungkin sangat familiar.

Namun bagi masyarakat kecil, istilah-istilah itu hampir tidak memiliki makna.

Yang mereka pahami hanyalah satu pertanyaan sederhana.

"Kalau saya sakit hari ini, apakah saya bisa langsung berobat?"

Negara kesejahteraan (welfare state) tidak diukur dari banyaknya regulasi.

Negara kesejahteraan diukur dari pengalaman warga ketika membutuhkan pertolongan.

Apakah mereka dipermudah?

Apakah mereka dipersulit?

Ataukah mereka justru pulang membawa kecemasan baru karena status kepesertaannya belum aktif?

Bagi keluarga miskin, satu hari keterlambatan pelayanan kesehatan dapat berarti hilangnya kesempatan hidup.

Jangan Jadikan Defisit sebagai Alasan Permanen

Tidak ada akademisi yang menolak fakta bahwa kondisi fiskal nasional maupun daerah sedang menghadapi tekanan.

Halaman:

Artikel Selanjutnya

Mutiara Pagi: Gema (Bagian 2290)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: M Wawan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Refleksi atas Berakhirnya UHC di Kabupaten Cianjur

Senin, 3 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Berguru pada Pohon

Minggu, 2 Agustus 2026 | 10:24 WIB

Memerdekakan Meja Makan, Memerdekakan Bangsa

Rabu, 22 Juli 2026 | 05:52 WIB

Sesudah Perayaan

Selasa, 21 Juli 2026 | 07:13 WIB

Kedaulatan Pangan Dimulai dari Desa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 19:49 WIB

Mendadak Tua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 04:47 WIB
X