JOURNALNUSANTARA.COM, CIANJUR - Dedikasi ribuan tenaga pengajar Al-Qur'an yang konsisten mendidik generasi muda meski di tengah berbagai keterbatasan mendapat apresiasi tinggi.
Hal tersebut diutarakan Ketua DPW BKPRMI Jawa Barat sekaligus Anggota DPR RI H. Oleh Soleh saat memberikan arahan dalam pelantikan pengurus DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur di Aula Bhayangkara Polres Cianjur.
Pihaknya menekankan bahwa pengorbanan para ustaz dan ustazah tidak dapat dinilai semata dari materi. Keterlibatan mereka dinilai menjadi pilar utama dalam membangun fondasi karakter serta akidah anak sejak dini.
"Atas nama DPR RI, saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan DPD BKPRMI Kabupaten Cianjur masa khidmat 2026–2031. Semoga kepengurusan yang baru semakin memperkuat peran BKPRMI dalam membina umat dan mencetak generasi Qurani," katanya.
"Pengorbanan ustaz dan ustazah luar biasa. Dengan segala keterbatasan mereka tetap mengajarkan Al-Qur'an, mendidik akhlak, serta membimbing anak-anak menjadi generasi yang mencintai agama. Insya Allah, siapa yang menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, kesiapan ribuan tenaga pendidik disiagakan guna mendukung program pemerintah daerah menuntaskan buta aksara Al-Qur'an.
Langkah penanganan masalah sosial remaja juga dipandang lebih efektif jika mengedepankan pendekatan pembinaan ketimbang tindakan hukum semata.
"Kami memiliki sekitar 2.500 ustaz dan ustazah yang siap lahir batin membantu pemerintah memberantas buta baca Al-Qur'an. Kami ingin anak-anak Cianjur tidak hanya mampu membaca Al-Qur'an, tetapi juga memiliki akhlak yang baik, rajin salat, memahami doa-doa harian, dan menjadi generasi saleh yang berbakti kepada orang tua," katanya.
"Yang harus diperkuat adalah pencegahan dan pembinaan. BKPRMI siap menjadi mitra pemerintah, Polres, TNI, dan seluruh unsur masyarakat dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus membentuk karakter generasi muda yang religius," ujarnya.
Sinergi lintas instansi bersama jajaran aparat kepolisian dan pemkab diharapkan terus terjaga demi menciptakan iklim daerah yang aman serta religius. Kegiatan dilanjutkan dengan agenda rakerda untuk memetakan arah kebijakan organisasi selama lima tahun mendatang.
Artikel Terkait
LBI Dukung Wali Kota Bandung Pidanakan Pemilik Six Nine Padel, Imbas Penebangan 10 Pohon di Cihapit
KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar: Kapal Hampir Habis Dilalap Api, Penumpang Berkumpul Pakai Pelampung Tunggu Evakuasi
Mutiara Pagi: Gema (Bagian 2290)
Viral Usher GIIAS Direkam Diam-diam oleh Konten Kreator, Habiburokhman Sebut Komisi III Bakal Kawal Kasusnya
Kronologi Cekcok Preman vs Warga di Kiaracondong Bandung: Aksi Tagih Utang yang Berujung Sabetan Pedang
Perkuat Literasi Anak, Pemerintah Kirim 5,5 Juta Buku ke Sekolah di Seluruh Indonesia
Jasad Pemuda Terbawa Arus di Sungai Jakbar Ditemukan Tenggelam pada Jarak 1,5 Km dari Lokasi Kejadian
Kisah Pilu 5 Anak yang Ditinggalkan Orang Tua, Polisi Pidie Jaya Ulurkan Bantuan
Berduka Mahasiswa KKN dan Ketua Karang Taruna Alami Kecelakaan Maut, 7 Orang Meninggal
Bupati Cianjur Apresiasi Polres dan Dorong Kesejahteraan Guru Ngaji